SAWITBAIK.ID, JAKARTA – Minyak sawit kerap dikaitkan dengan isu kesehatan, terutama kolesterol. Namun, pandangan tersebut perlu dilihat secara lebih utuh berdasarkan data ilmiah.
Buku Fakta Kelapa Sawit terbitan TAMSI–DMSI (2010) merujuk penelitian Ong dan Goh (2002) yang menjelaskan bahwa dari total 50,2 persen asam lemak jenuh dalam minyak sawit, hanya 1,1 persen berupa asam lemak miristat (14:0) yang berpotensi meningkatkan kolesterol.
Sebanyak 49,1 persen asam lemak jenuh lainnya bersifat netral terhadap kolesterol darah. Selain itu, minyak sawit mengandung 49,8 persen asam lemak tidak jenuh yang justru berperan dalam menurunkan kolesterol.
Komposisi ini menunjukkan bahwa minyak sawit memiliki keseimbangan asam lemak yang tidak bisa disederhanakan sebagai lemak jenuh semata. Dengan konsumsi yang wajar dan pola makan seimbang, minyak sawit dapat menjadi bagian dari diet masyarakat.
Tahukah Anda?
Minyak sawit secara alami bebas lemak trans, sehingg bebas risiko bagi kesehatan jantung. (T2)













