Berita Lintas
sawitbaik

HLIB Tahan Proyeksi CPO di RM4.200 per Ton, Tunggu Kepastian Mandatori B50 Indonesia



Dok. InfoSAWIT
HLIB Tahan Proyeksi CPO di RM4.200 per Ton, Tunggu Kepastian Mandatori B50 Indonesia

SAWITBAIK.ID, KUALA LUMPUR — Hong Leong Investment Bank Bhd (HLIB) mempertahankan asumsi harga minyak sawit mentah (CPO) di level RM4.200 per ton metrik untuk tahun 2026, sambil mencermati perkembangan lanjutan terkait keputusan Indonesia menunda implementasi mandatori biodiesel B50.

Dalam riset terbarunya yang dikutip dari Bernama, HLIB menilai kinerja keuangan kuartal IV tahun buku 2025 emiten perkebunan dalam cakupannya masih sejalan dengan ekspektasi pasar, meskipun secara tahunan segmen hulu menunjukkan pelemahan.

Secara kuartalan, laba diperkirakan bergerak beragam mengikuti tren produksi tandan buah segar (TBS) yang tidak merata. Sementara itu, kinerja segmen hilir dinilai masih menghadapi tekanan, terutama di tengah dinamika permintaan global dan fluktuasi harga komoditas.

HLIB juga mencatat bahwa aktivitas pengisian stok menjelang sejumlah perayaan besar serta produksi musiman yang lebih rendah telah mendorong harga CPO naik sekitar 4 persen menjadi RM4.134 per ton sejak 26 Januari. Dengan perkembangan tersebut, rata-rata harga CPO secara year-to-date berada di kisaran RM4.050 per ton.

Ke depan, arah harga CPO dinilai sangat bergantung pada kebijakan energi Indonesia, terutama terkait implementasi program biodiesel, yang berpotensi memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar regional. (T2)