Berita infosawit
Energi Nabati Bisa Dongkrak Harga CPO
PONTIANAK - Melemahnya harga minyak sawit (CPO) di pasar ekspor diharapkan dapat meredup dengan adanya penggunaan energi terbarukan dari minyak nabati, terutama dari minyak sawit (CPO).
Kuartal III-2014, Produksi CPO & Inti Sawit Lonsum Meningkat
JAKARTA – Salah satu perusahaan perkebunan terkemuka di dunia, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) pada Sembilan bulan pertama 2014 (9M2014) mencatatkan performa yang cukup memuaskan.
12 November, GAR Umumkan Keuangan Kuartal III
SINGAPURA – Perusahaan perkebunan, Golden Agri-Resources Ltd (GAR), mengabarkan perseroan akan melaporkan pembukuan keuangan kuartal ketiga 2014, pada November mendatang.
Jambi Ekspor Cangkang Sawit Ke Malaysia & Singapura
JAMBI – Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Jambi, Muhammad Yamin, Rabu (29/10/2014), mengatakan ekspor cangkang kelapa sawit Jambi baru mencapai 26,2 juta ton. Dengan nilai ekspor Rp 24,1 miliar pada semester pertama 2014.
Penanaman Baru Lahan Sawit Lonsum 1.482 Ha
JAKARTA - Kegiatan penanaman PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) sampai dengan 30 September 2014 (9M2014) mencapai 1.792 hektare (ha). Tercatat untuk penanaman baru kelapa sawit sebesar 1.482 ha, penanaman kembali kelapa sawit sebesar 163 ha, penanaman kembali karet sebesar 80 ha dan tanaman lain sebesar 67 ha.
Program CSR Jadi Fokus Perusahaan Sawit
PONTIANAK – Perkebunan kelapa sawit memfokuskan pada program Corporate Social Responsibility (CSR) pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti akses jalan, air bersih, dan penyediaan sarana pendidikan di lingkungan pengembangan sawit. Dimikian dikatakan Ketua Bidang Pemasaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Susanto, di Pontianak, Rabu (29/10/2014).
Cegah Karhutla, BP REDD+ Adakan Kegiatan Strategis
JAKARTA - Untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Provinsi Riau, BP REDD+ telah memfasilitasi proses sosialisasi Prosedur Nasional (Posnas) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, serta pelatihan tentang Karhutla Monitoring System (KMS); bagaimana memanfaatkan fasilitas citra satelit beresolusi tinggi yang mampu mengidentifikasi jumlah titik panas dan menyajikan analisa yang dapat digunakan oleh pihak-pihak berwenang dalam upaya penegakan hukum.
Di Sumut Baru 7 Perkebunan Yang Memiliki ISPO
MEDAN – Di Sumatera Utara baru 7 perkebunan kelapa sawit yang telah mengantongi sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dari 340 kebun milik dari 201 perusahaan serta 29 grup. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Herawati, Selasa (28/10/2014).
Menuju Hutan Yang Baik, Pemerintah Riau Kerjasama Dengan BP REDD+
JAKARTA - Badan Pengelola REDD+ mengungkapkan, setelah sebelumnya Provinsi Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sumatera Selatan, kini giliran Riau yang menandatangani nota kesepahaman dengan BP REDD+ tentang kelola hutan dan lahan gambut yang lebih baik.
Perusahaan Sawit Kurang Perhatikan Petani Plasma
PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengungkapkan, ada beberapa perusahaan kelapa sawit yang tidak membina petani plasma dengan baik, sehingga membuat masyarakat daerah perkebunan tidak sejahtera dan kerap kali menimbulkan konflik.
Harga TBS Di Langkat Membaik
LANGKAT – Harga jual tandan buah segar (TBS) mulai berangsur membaik di beberapa kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sehingga para petani nampak kembali bergairah.
Produksi TBS Dharma Satya Nusantara Melonjak 11,4%
JAKARTA – Produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kebun inti, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group), dalam sembilan bulan pertama yang berakhir September 2014 mengalami pelonjakan 11,4% atau sebesar 920,1 ribu ton, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yang hanya 826,1 juta ton.
Kuartal III-2014, Laba Bersih DSN Naik 323%
JAKARTA – Perusahaan kelapa sawit, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group), mencatat pada kuartal III tahun 2014 (3Q2014) laba bersih perseroan naik 323% atau sebesar Rp 521,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanyaRp 123,3 miliar.
Koperasi Perkebunan, Termasuk Sawit Kena Pajak
SAMARINDA – Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Timur mengatakan, terhitung sejak Oktober tahun ini bagi badan usaha yang berbentuk koperasi yang bergerak dibidang pertanian termasuk subsektor perkebunan yang memiliki penghasilan atau beromzet sebesar Rp4,8 miliar per tahun menjadi wajib pajak.
2015, PKS Milik Petani Akan Beroperasi
JAKARTA - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengungkapkan pada tahun 2015 pabrik kelapa sawit (PKS) milik petani untuk pertama kalinya akan beroperasi.
November, Malaysia Terapkan Biodiesel B7
KUALA LUMPUR – Produsen kelapa sawit terbesar kedua dunia, Malaysia, akan memulai program biodiesel B7 bulan November ini di Semenanjung manakala Sarawak, Sabah dan Wilayah Persekutuan Labuan pada Disember. Demikian dikatakan Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi, Datuk Datuk Seri Douglas Uggah Embas, Selasa (28/10/2014).
Harga TBS Riau Periode 29 Oktober – 4 November Anjlok
PEKANBARU – Berdasarkan hasil keputusan rapat tim penetapan harga tandan buah segar (TBS) Dinas Perkebunan Provinsi Riau, untuk periode 29 Oktober – 4 November 2014 harga TBS umur 10 tahun ditetapkan sebesar Rp 1.634,48/kg atau turun Rp 40,46/kg jika dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp 1.674,94/kg.
Kemenhut Selidiki Perusahaan Sawit Asal Thailand
JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Penyidikan dan Pengamanan Wilayah melakukan penyelidikan terhadap perusahaan kelapa sawit asal Thailand yang beroperasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, PT Mitra Aneka Rejeki (MAR).
Kemitraan Perusahaan Sawit Jadi Percontohan
SINTANG – Bupati Sintang, Milton Crosby saat melakukan penanaman perdana sawit hasil kemitraan antara lima koperasi dengan PT. Kencana Alam Permai, Senin (27/10/2014), mengungkapkan kemitraan yang dibangun perusahaan perkebunan dengan masyarakat di Desa Bangun, Kecamatan Sepauk, dapat menjadi contoh di wilayah lainnya.
Mendag Harapkan Indonesia Agresif Bersaing
JAKARTA - Dalam rangka memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai 31 Desember 2015, Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel menegaskan, mulai tahun depan Indonesia harus agresif "menyerang" pasar-pasar ASEAN dengan produknya yang berdaya saing tinggi.





















