JAKARTA - Dalam rangka memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai 31 Desember 2015, Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel menegaskan, mulai tahun depan Indonesia harus agresif "menyerang" pasar-pasar ASEAN dengan produknya yang berdaya saing tinggi.
“Selama Januari-Agustus 2014, berdasarkan data BPS, neraca perdagangan Indonesia dengan ASEAN khususnya untuk nonmigas masih mengalami deficit sebesar USD 0,26 Miliar,” katanya di Jakarta, Senin (27/10/2014)
Ia juga menerangkan, total ekspor nonmigas nasional ke negara-negara anggota ASEAN mencapai US$ 20,27 miliar, sedangkan impor nonmigas sedikit lebih tinggi yaitu sebesar US$ 20,53 miliar. (T3)










