Berita Lintas
sawitbaik

Lapisan Keras Penghambat Akar: Mengapa Spodosol Butuh Perlakuan Khusus?



Dok. Istimewa/Ilustrasi tahan spodosol.
Lapisan Keras Penghambat Akar: Mengapa Spodosol Butuh Perlakuan Khusus?

SAWITBAIK.ID, JAKARTA Salah satu persoalan utama tanah spodosol adalah keberadaan lapisan spodik yang bersifat kedap air. Lapisan ini menjadi faktor pembatas pertumbuhan karena perkembangan akar tanaman terhambat akibat tingginya kadar air yang tertahan di atasnya.

Mengutip buku Budidaya Kelapa Sawit, Hasil Selangit Secara Berkelanjutan terbitan Lily Publisher (2024), dalam ilmu fisiologi tanaman, kondisi tersebut sangat krusial. Tanaman merupakan organisme aerobik yang membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Jika akar berada dalam kondisi tergenang, suplai oksigen menurun drastis sehingga proses metabolisme terganggu.

Taiz dan Zeiger (2002) menjelaskan bahwa genangan pada sebagian organ tanaman, khususnya akar, dapat menghambat keseluruhan sistem metabolisme tanaman. Pada sawit, dampaknya bukan hanya pada pertumbuhan vegetatif, tetapi juga berujung pada rendahnya produksi tandan buah segar dalam jangka panjang.

Lapisan spodik—termasuk plakik dan ortstein—sering disebut sebagai hardpan atau lapisan keras yang sulit ditembus akar. Di atas lapisan ini air tertahan, sementara di bawahnya sistem perakaran tidak berkembang optimal.

Tanpa perlakuan teknis khusus, lahan spodosol berisiko menurunkan vigor tanaman dan memperpendek umur ekonomis kebun. (T2)