KUALA LUMPUR – Produsen kelapa sawit terbesar kedua dunia, Malaysia, akan memulai program biodiesel B7 bulan November ini di Semenanjung manakala Sarawak, Sabah dan Wilayah Persekutuan Labuan pada Disember. Demikian dikatakan Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi, Datuk Datuk Seri Douglas Uggah Embas, Selasa (28/10/2014).
Menurutnya, sebagaimana dilansir Bernama, langkah program B7 akan menjadikan Malaysia sebanding dengan negara maju lainnya dalam penggunaan sumber tenaga terbarukan.
“Uni Eropa telah melaksanakan B7 sejak 2009 dan Thiland mulai Januari tahun ini. Indonesia menggunakan B7,5 mulai Februari 2012 dan Colombia, biodiesel berasaskan sawit B8 dan B10,” tuturnya. (T3)







