MAMUJU – Keberadaan perkebunan kelapa sawit di Sulawesi Barat tidak akan mengancam keberadaan tanaman kakao petani dan akan dikembangkan pemerintah kedepannya. Demikian kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin (5/1/2015)
Ia menjelaskan, perkebunan kakao akan tetap dikembangkan pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun di Sulbar juga terdapat puluhan ribu hektare perkebunan sawit milik perusahaan dan masyarakat.
“Sawit dikembangkan masyarakat dan perusahaan di wilayah tertentu saja seperti di Kabupaten Mamuju Tengah dan Mamuju Utara, sehingga tidak akan mengganggu kakao dikembangkan pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya, seperti ditulis Antara. (T3)










