MUKOMUKO – Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Badrun Hasani, Senin (22/9/2014), mengatakan petani kelapa sawit di Mukomuko perlu forum yang terdiri dari petani itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk mengawasi harga buah sawit (TBS).
“Forum inilah yang nantinya mengawasi harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit,” katanya, seperti dilansir Antara.
Lanjutnya ia menjelaskan, petani setempat perlu forum ini agar setiap keluar hasil keputusan rapat tim penetapan harga TBS Provinsi Bengkulu. Forum ini selanjutnya mengawasi diperusahaan-perusahaan.
“Peran forum ini sangat besar untuk menjembatani hubungan kerja antara petani yang punya komoditas kelapa sawit dan perusahaan pengolahan perkebunan,” jelasnya. (T3)










