Berita Lintas
sawitbaik

Lemah Teknologi, Meningkatkan Potensial Lost Sawit Riau



Lemah Teknologi, Meningkatkan Potensial Lost Sawit Riau

PEKANBARU – Hasil perkebunan kelapa sawit khususnya di Provinsi Riau masih kalah dibandingkan negara tetangga. Hal ini kata Pengamat Ekonomi Industri Universitas Islam Riau (UIR), Azharuddin M Amin, dikarenakan kurang berkembangnya teknologi turunan sawit.

“Kita di Riau ini masih banyak kecolongan soal perkembangan teknologi, dan turunan sektor sawit. Bagaimana tidak, hilirisasi sawit kita hanya sempai CPO, sementara negara lain bisa memproduksi puluhan jenis turunan hasil produksi CPO kita,” katanya, Selasa (6/1/2015), seperti dilansir Bertuah Pos.

Ia menambahkan, jika kondisi ini terus dibiarkan berlanjut, kemungkinan besar sektor perkebunan kelapa sawit di Riau akan mengalami lost potensi. Contohnya, kata Azhar, Industri di Riau punya potensi 10 juta ton/tahun, tapi akibat lemahnya teknologi di sektor sawit, wilayah itu hanya memenuhi kebutuhan 7-8 juta ton/tahun. “ "Artinya ada lost potensi sekitar 2 juta ton pertahunnya,” tandasnya. (T3)