KUALALUMPUR - Harga minyak sawit mentah (CPO) di perdagangan berjangka hari Rabu (7/1/2015) berakhir lebih tinggi, di tengah melorotnya nilai tukar mata uang ringgit dan prediksi rendahnya produksi.
Analis dari Phillip Futures Sdn Bhd, David Ng mengatakan, harga CPO lebih tinggi menunjukkan bahwa pasar masih dalam output yang lebih rendah dan persediaan yang tercatat pada bulan Desember 2014. " Tren ini akan berlanjut sampai Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) memberitahukan laporan bulanan minggu depan,” paparnya, seperti dilansir Bernama. (T3)










