Berita Lintas
sawitbaik

PepsiCo Dorong Petani Sawit Swadaya Terapkan Praktik Berkelanjutan



ilustrasi petani sawit swadaya
PepsiCo Dorong Petani Sawit Swadaya Terapkan Praktik Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA - PepsiCo, perusahaan makanan dan minuman asal Amerika Serikat ini tercatat sebagai pembeli minyak sawit terbesar kedua di dunia setelah Unilever, dengan kebutuhan minyak sawit tahunan sebanyak 500 ribu ton. Kebutuhan minyak sawit itu biasanya digunakan untuk proses pembuatan makanan ringan, dimana sumber utama minyak sawitnya didapat dari Indonesia, Malaysia dan Meksiko.

Diungkapkan Reuben Blackie dari PepsiCo, guna memenuhi kebutuhan minyak sawitnya pihak perusahaan memperolehnya tidak langsung dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS), melainkan didapat dari trader dan refinery.

Lebih lanjut kata Reuben, Industri minyak sawit ini banyak memunculkan kontroversial, kendati demikian perbaikan terus berjalan dan untuk membuktikan bahwa kelapa sawit bukanlah sumber masalah, maka pihak perusahaan akan memastikan industri kelapa sawit memiliki dampak positif bagi masyarakat, salah satunya memastikan kehidupan dan kondisi yang lebih baik di lapangan, dilakukannya kegiatan perlindungan keanekaragaman hayati. Serta menerapkan perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan dalam aksi.

Apalagi khusus di Indonesia, dari total lahan kelapa sawit yang ada sekitar 42% adalah milik petani kelapa sawit. “Ini merupakan komposisi yang cukup besar, dan kami ingin memastikan petani bisa berhasil dalam budidaya kelapa sawit,” kata Reuben.

Berdasarkan pengamatan Reuben, petani ini seringkali dilewatkan dalam kebijakan maupun program yang ada, sebab itu pihaknya ingin memastikan ada kerjasama yang baik dengan petani, guna mendukung kesejahteraan para petani.

Guna menjalankan program tersebut PepsiCo memiliki pendekatan Kebijakan dan Praktik, dimana untuk pendekatan Kebijakan misalnya melakukan dukungan inklusi kepada petani kecil, serta memastikan pemasok melakukan hal yang sama. “Untuk pendekatan Praktik yang dimaksudkan adalah menjalankan kebijakan menjadi tindakan atau aksi. ini sudah dilakukan di Meksiko dan Indonesia, kami juga membeli kredit CPO petani sawit swadaya,” tutur Reuben.

Merujuk informasi dari PepsiCo, perusahaan telah bekerjasama dengan petani di tiga wilayah, pertama di Aceh bekerjasama dengan 4 perusahaan dengan melibatkan 500 petani sawit swadaya dengan target jangka panjang akan bisa melibatkan sebanyak lebih dari 1.500 petani sawit swadaya. (T2)

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Agustus 2020