InfoSAWIT, JAKARTA - Dorongan penerapan praktik sustainability terus bergulir, bahkan penerapan konsep sustainability itu tidak berhenti pada perkebunan kelapa sawit ditingkat pelaku usaha besar, melainkan bakal berlanjut hingga ditingkat petani.
Ini terjadi lantaran, adanya market driven atau consumer driven yang menuntut konsep sustainability diterapkan hingga pada rantai pasok kelapa sawit yang paling terendah yakni petani kelapa sawit. Dikatakan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono, tuntutan sustainability tersebut tentu saja tidak bisa ditolak, lantaran praktik sustainability muncul dari consumer driven atau market driven, maka permintaan market (pasar) mesti dipenuhi hingga level rantai pasok mnyak sawit yang paling rendah.
“Itulah tuntutan sustainability yang sekarang berjalan. sementara saat ini rantai pasok pabrik sampai konsumer sudah memenuhi.. tinggal yang diujung yakni petani yang sedang diformulasikan,” katanya dalam Webinar yang diadakan Asosisasi Petani Kelapa Sawit PIR-Trans (ASPEKPIR), yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (27/10/2020).
Lantaran tidak bisa di tolak, sebab itu sustainability yang dimunculkan market mesti bisa membuat sustain petani kelapa sawit, kata Joko, maka perlu ada prioritas, yang pertama dilakukan adalah peningkatan produktivitas kebun yang dikelola petani sawit. Dengan modal produktivitas, petani bisa menghadapi fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit, sehingga pendapatan petani bisa menjadi lebih stabil.
Lantas kedua, mengenai pengelolaan tata niaga jual beli TBS sawit petani, yang sampai saat ini masih ada petani yang belum memiliki akses langsung ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS). “Sebab itu petani mesti memperkuat kelembagaan sehingga tata niaga buah sawit bisa berjalan dengan baik,” tandas Joko.
Pada kesempatan Webinar tertsebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama kemitraan antara ASPEKPIR Indonesia dengan GAPKI, dalam upaya pencapaian penerapan praktik sawit berkelanjutan bagi petani sesuai kebijakan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). (T2)







