JAKARTA - Kementerian Luar Negeri bakal membentuk satuan tugas (satgas) diplomasi ekonomi untuk memfasilitasi tindak lanjut kegiatan diplomasi ekonomi Indonesia di luar negeri.
"Kementerian Luar Negeri akan membentuk Task Force (Satgas) Diplomasi Ekonomi yang dikoordinir oleh Wakil Menteri Luar Negeri," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, seperti ditulis Antara, belum lama ini.
Ia menjelaskan satgas tersebut akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan bahwa peluang bisnis, kerja sama pembangunan, dan kesepakatan-kesepakatan ekonomi dengan negara lain dapat segera ditindaklanjuti.
Terkait hal itu, kata dia, diplomat-diplomat Indonesia di luar negeri akan menjalankan diplomasi ekonomi dengan berfungsi sebagai pemasar.
Retno juga menekankan bahwa Indonesia tidak akan menerima perlakuan diskriminasi terhadap komoditi Indonesia yang diperlakukan secara tidak adil dengan tuduhan tidak mendasar, seperti yang terjadi pada minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia.
"Diplomasi ekonomi juga akan diarahkan pada upaya untuk mendukung kemandirian di bidang pangan dan energi, terutama energi baru dan terbarukan," ujarnya. (T3)







