InfoSAWIT, JAKARTA - Selama masa pandemi semua perusahaan perkebunan kelapa sawit menerapkan dengan ketat protokol kesehatan, supaya terhindar dari terpaparnya virus covid-19. Cara demikain pula dilakukan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), yang menerapkanya baik di kantor pusat maupun di masing masing pabrik dan perkebunan.
Kendati masa pandemi telah membuat aktivitas dan gerak manusia menjadi terbatas, tidak membuat operasional perusahaan terkendala. Bahkan diungkapkan Direktur Utama PT SSMS Tbk., Vallauthan Subraminam, produksi tandan buah segar (TBS) sawit perusahaan tidak berkurang, lantaran diuntungkan oleh posisi perkebunan perusahaan yang berada dalam radius 60 Km, sehingga memudahkan dari segi logistik Perusahaan.
Nah, untuk di tahun 2020 ini, pihak perusahaan justru sedang fokus pada pengembangan di sektor hilir sawit. Alasannya, supaya perseroan dapat mengoptimalkan produksi dari penyulingan dengan pasar lokal maupun ekspor menjadi terget. “SSMS melakukan integrasi dengan perusahaan afiliasi yang bergerak pada sektor industri refinery yakni PT Citra Borneo Utama (CBU),” tutur Vallauthan, kepada InfoSAWIT, via surat elektronik belum lama ini.
Lebih lanjut kata Vallauthan, perusahaan telah menargetkan produk hilir bisa menembus pasar domestik maupun ke negara-negara seperti China, India, Pakistan dan Bangladesh. Selain itu, perseroan juga menargetkan produksi minyak sawit mentah (CPO) bisa menyentuh 515.000 ton pada 2020. Jumlah tersebut setara dengan 1,72 juta ton TBS. (T2)
Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Oktober 2020










