Berita Lintas
sawitbaik

Nestle & Musim Mas Komit Terapkan NDPE di Kawasan Ekosistem Leuser



ilustrasi hutan
Nestle & Musim Mas Komit Terapkan NDPE di Kawasan Ekosistem Leuser

InfoSAWIT, SAN FRANCISCO - Rainforest Action Network (RAN) menyambut baik langkah Nestlé dan Musim Mas mengungkap jejak hutannya dan merilis strategi 5 tahun untuk mencapai komitmen No Deforestation, No Peat and No Exploitation (NDPE) oleh pemasoknya di seluruh provinsi Aceh, RAN juga menyerukan agar aksi nyata bisa segera dipercepat untuk mengakhiri deforestasi dan memajukan perlindungan dan restorasi berbasis hak atas Kawasan Ekosistem Leuser.

Nestlé ––perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia–– secara terbuka merilis “Jejak Hutan” rantai pasok minyak sawitnya untuk provinsi Aceh. Hal ini dilakukan untuk menanggapi tekanan publik yang kian meningkat terhadap komitmen NDPE terhadap perusahaan-perusahaan merek dunia yang seharusnya direalisasikan pada tahun 2020, Nestlé merupakan salah satu perusahaan merek dunia pertama yang  mau mempublikasikan jejak hutannya.

“Pengungkapan jejak hutan Nestlé di Aceh menjadi preseden penting, tindakan ini juga harus diikuti oleh perusahaan lainnya termasuk Mars dan Mondele?z yang rantai pasokannya masih bermasalah karena terpapar minyak sawit, pulp dan kertas, serta kakao yang diproduksi dengan mengorbankan hutan hujan dan hak-hak Masyarakat Adat,” ungkap Direktur Kebijakan Hutan RAN, Gemma Tillack dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Sementara itu Musim Mas, salah satu perusahaan pedagang minyak sawit terbesar di dunia, juga mengeluarkan strategi 5 tahun, yang dirancang untuk memastikan para pemasok Musim Mas di seluruh Aceh bisa memenuhi komitmen NDPE. Musim Mas juga menjadi satu-satunya raksasa agribisnis yang operasional perkebunan kelapa sawitnya telah diverifikasi sesuai dengan acuan Palm Oil Innovation Group’s (POIG) untuk memproduksi minyak sawit yang bertanggung jawab.

“Sekarang Nestlé dan Musim Mas harus ikut mendorong pengakuan atas hak-hak masyarakat adat dan lokal serta berinvestasi dengan cara-cara baru untuk melindungi dan memulihkan Kawasan Ekosistem Leuser dengan mempercepat perbaikan di sektor kelapa sawit di Aceh. Nestlé juga harus menindaklanjuti dengan penilaian lebih lanjut tentang jejak hutannya di seluruh dunia,” tandas Gemma. (T2)