Berita Lintas
sawitbaik

Masyarakat Bersama BGA Group Rohul Perbaiki Jembatan Rusak



Masyarakat Bersama BGA Group Rohul Perbaiki Jembatan Rusak

InfoSAWIT, ROHUL – sudah bukan rahasia umum, bila di desa-desa banyak infrastruktur jembatan penghubung yang terbuat dari kayu mengalami kerusakan cukup parah.  Akibatnya, banyak aktivitas warga yang tergangggu. Salah satunya adalah arus distribusi barang yang dapat menghambat aktivitas perekonomian daerah. Salah satu jembatan yang rusak tersebut terletak di Kecamatan Pendalian IV Koto, Kab. Rokan Hulu, Riau.

Melihat kondisi demikian, para pemangku kepentingan bersama, masyarakat bersama perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar wilayah tersebut melakukan inisiatif perbaikan jembatan. PT Masuba Citra Mandiri (MCM) dan PT Rohul Sawit Industri (RSI) salah satu perusahaan perkebunan sawit BGA Group di Riau, bersama masayarakat dan pemerintah setempat pun bekerjasama melakukan perbaikan jembatan.

Tercatat ada sebanyak 6 jembatan di desa yang berbeda, saat ini telah diperbaiki, diantaranya di Kec.Pendalian IV Koto, yakni  Desa Air Panas,  Desa Pendalian, Desa Sei Kandis yang lokasinya sekitar PT MCM. Lantas, di Kec.Ujung Batu yakni Desa Sukadamai, Desa Ujung Batu Timur, Kelurahan Ujung Batu, Desa Ngaso, Desa Tapung Jaya Kec.Tandun yang lokasinya berada di sekitar PT RSI.

Sebelumnya, di jembatan Pendalian Koto ini, cukup sering kendaraan yang terperosok dan menimbulkan antrian bagi pengguna jalan karena jembatan ini sempit, hanya bisa dilalui oleh satu arah kendaraan secara bergantian.

Dikatakan Humas PT RSI, Syahrial, perbaikan jembatan dimulai pada awal hingga November 2020 dan selesai di akhir November 2020. “Pengerjaan perbaikan dibantu oleh berbagai pihak seperti dinas PUPR setempat, masyarakat serta pihak perusahaan,” katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Secara umum, kegiatan perbaikan jembatan tersebut telah berdampak positif  bagi masyarakat dan pemerintah setempat.  Seperti diketahui, jembatan ini rusak parah akibat curah hujan yang cukup tinggi belakkangan ini. Banyak papan jembatan yang lapuk dan doyong. Untuk penyeberangan warga, terutama yang menggunakan mobil dan sepeda motor dibantu oleh Babinsa setempat. (T2)