JAKARTA - Pengamat mengungkapkan banjir yang terjadi baru-baru ini di beberapa wilayah Malaysia terutama di area produksi kelapa sawit, dapat meningkatkan harga minyak sawit mentah (CPO) untuk dua bulan kedepan.
Tingginya curah hujan dan terjadinya banjir terburuk seharusnya akan mengganggu produksi CPO di Malaysia. Musim hujan terjadi di Pantai Timur di Peninsular Malaysia yang mengakibatkan terjadinya banjir terburuk semenjak 1972 di beberapa kawasan.
“Daerah terburuk adalah Kelantan, Terengganu, Pahang dan Perak yang berlokasi di Peninsular Malaysia dan jika semua daearah tersebut digabung menghasilkan 30 persen dari total produksi kelapa sawit di Malaysia,” ujar analis PT Mandiri Sekuritas, Hariyanto Wijaya, seperti dilansir dari riset, Sabtu (10/1/2015). (T3)







