NIGERIA - Menteri Industri, Perdagangan dan Investasi Nigeria, Samuel Ortom, mengatakan bahwa Nigeria peringkat rendah dalam produksi minyak sawit (CPO) dunia atau hampir bisa dikatakan tidak memenuhi permintaan domestik.
Mengutip Vanguard, Senin (12/1/2015), menurutnya yang diwakili oleh Sekretaris Tetap di Departemen, Dauda Kigbu, bahwa ketidakmampuan negara untuk memenuhi permintaan lokal dalam produksi kelapa sawit adalah indikasi yang jelas bahwa kekayaan sektor kelapa sawit telah menurun secara signifikan.
Padahal diketahui minyak sawit adalah minyak nabati utama yang dihasilkan di negara Afrika tersebut, dan Nigeria juga tercatat sebagai produsen terkemuka di dunia dan eksportir minyak sawit di tahun 60-an.
Namun, Nigeria kehilangan posisinya yang dominan dalam perdagangan internasional setelah tahun 1980-an dan saat ini merupakan produsen terbesar kelima, jauh di belakang Indonesia dan Malaysia yang masing-masing memiliki pangsa pasar sebesar 51% dan 34% dari produksi dunia pada 2013/14.
Namun di Benua Afrika, Nigeria tercatat sebagai produsen CPO terbesar yang diperkirakan memproduksi 55% dari produksi di Afrika. (T3)










