Berita Lintas
sawitbaik

Dianggap Merugikan, Warga Taniwel Tolak Pembukaan Kebun Sawit



Dianggap Merugikan, Warga Taniwel Tolak Pembukaan Kebun Sawit

 AMBON – Rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mendapat penentangan dari warga setempat.

Karena menurut mereka, pembukaan lahan sawit akan berdampak buruk bagi masyarakat. “Warga sangat menolak penanaman kelapa sawit di daerah itu. Sebab akan menyusahkan warga yang ada di Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur.  Tak hanya itu, masyarakat juga tidak bisa berbuat apa-apa dan akan mati diatas kesenangan orang lain,” kata Ketua Walang Aspirasi Rakyat Maluku, Kristian Sea, kepada Siwalima, Selasa (23/9/2014).

Lanjutnya ia menjelaskan, lahan yang akan digunakan untuk pambukaan perkebunan kelapa sawit itu sekitar 260 hektar, dengan nilai harga jual Rp 800 ribu per hektar. Disisi lain, ia menyayangkan peerintah Kabupaten SBB tidak pernah melakukan komunikasi dengan masyarakat warga, tapi hanya dengan raja dan camat saja.

Sebelumya Bupati SBB, Jacobus F Puttileihalat mengatakan, bahwa pembukaan perkebunan kelapa sawit itu tidak ada masalah, ka­rena keinginan itu para raja-raja yang usulkan. (T3)