KUALA LUMPUR – Kolombia baru-baru ini menyatakan ketertarikannya untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Malaysia terutama dalam ekonomi dan perdagangan, diantaranya dengan investasi perkebunan kelapa sawit.
Namun, saat ini negeri Jiran itu masih memantau proses perdamaian antara Kolombia dengan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).
Mengutip Bernama, Senin (12/1/2015), Ketua Institute of Strategic and International Studies (Isis) Tan Sri Rastam Mohd Isa mengatakan, akan ada prospek yang lebih baik dari perdagangan antara kedua negara jika fakta perdamaian berhasil.
Rastam mengatakan di antara ladang untuk dieksplorasi oleh investor Malaysia di Kolombia adalah kelapa sawit dan pariwisata. “Jika tidak ada konflik di negara itu, Kolombia akan menjadi tujuan wisata populer bagi pengunjung dari Eropa dan Amerika Serikat.
“Mungkin, sektor ini (kelapa sawit dan pariwisata) bisa dieksplorasi oleh perusahaan Malaysia dan tertarik berinvestasi di negeri ini,” ujarnya. (T3)







