PONTIANAK – Ditangkapnya bos PT Benua Indah Group, Budiono Tan, akhir pekan lalu, karena kasus penggelapan 1.535 sertifikat petani sawit, mengharuskan kebun tutup sementara. Sehingga hasil tandan buah segar (TBS) petani plasma dijual ke Kalimantan Tengah.
Untuk mengatasi hal itu, seorang petani sawit mitra Benua Indah, Abukhaira (37), berharap kebun milik Budiono Tan diserahkan ke investor lain. “Selain itu, kami ingin kebun-kebun sawit milik Budiono Tan agar segera diambil alih investor lain,” jelasnya, Selasa (13/1/2015), seperti dikutip Tempo.
Menurutnya jika sudah ada investor yang mengambil alih, kemungkinan masalah yang dihadapi petani itu dapat teratasi. (T3)









