Berita Lintas
sawitbaik

Cegah Paparan Covid-19 Di Kebun Sawit, 3 Klaster Patut Diwaspadai



Cegah Paparan Covid-19 Di Kebun Sawit, 3 Klaster Patut Diwaspadai

InfoSAWIT, JAKARTA - Diakui atau tidak, beberapa masa pandemi telah terjadi di Indonesia sebelumnya, namun yang menyerupai masa covid-19 ini baru sekali ini terjadi, tetapi kita mesti tetap optimis dan tetap waspada lantaran paparan semakin luar biasa.

Virus ini dianggap sangat mebahayakan justru karena kekuatan virus ini lemah, sebab bagi yang terinveksi anak muda dengan memiliki kesehatan tinggi seolah-olah tidak terjangkit apa-apa, tetapi akan menular ke manusia dengan umur yang lebih tua, dan memiliki kerentanan terhadap suatu penyakit, itu yang akan sangat membahayakan. “Semoga proses vaksinasi bisa berjalan dengan baik dan pandemi ini bisa segera mereda,” tutur Direktur Utama PT Astra Agro Lestari Tbk., Santosa Tarmudji, dalam acara Talk to The CEO 2021, yang dihadiri InfoSAWIT.

Lebih lanjut tutur Santosa, selama 9 bulan pertama di masa pandemi tercatat tidak ada gangguan serius pada operasional perkebunan kelapa sawit yang perusahaan kelola, lantaran tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. ”Kami juga sudah menerapkan kebijakan lockdown, dan membatasi pergerakan manusia di wilayah operasional kebun, namun faktanya tingkat paparan itu masih tetap terjadi,” katanya.

Secara umum paparan yang mesti diwaspadai di sekitar perkebunan kelapa sawit berasal dari 3 klaster, pertama klaster rumah sakit, dimana masyarakat sekitar kebun yang mendatangi rumah sakit dalam rangka menunggu keluarganya yang sakit, atau ada kejadian melahirkan yang memaksa harus ke rumah sakit. Lantas kedua Klaster hajatan, dan ketiga klaster melayat orang meninggal.

“Ketiga klaster itu merujuk pengalaman, masing-masing berkontribusi sekitar 30%, sementara sisanya yang 10% belum diketahui musababnya, bisa dari keluarga, atau kegiatan lainnya,” tandas dia. (T2)

Terbit pada majalah InfoSAWIT Februari 2021

http://store.infosawit.com/