InfoSAWIT, JAKARTA - Dalam membangun sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, modal menjadi hal yang sangat penting lainnya dalam menunjang supaya perusahaan bisa memperoleh laba, selain didukung kualitas sumber daya manusia-nya.
Modal
Faktor produksi lainnya yaitu modal. Modal merupakan bahan atau peralatan yang digunakan untuk menjalankan proses produksi. Modal berdasarkan sifatnya. dibagi menjadi modal tetap dan modal lancar.
a. Modal tetap yaitu jenis modal yang digunakan secara berulang-ulang, seperti alat berat, kenderaan, bangunan, mesin-mesin, peralatan, barang inventaris kantor, mess dan perumahan dan lain-lain
b. Modal lancar yaitu modal yang habis digunakan dalam satu kali proses produksi, seperti bahan kimia, pupuk, BBM, peralatan panen, bahan bangunan, bahan penolong, peralatan kerja dan lain-lain.
Sumber Daya Alam
Faktor produksi sumber daya alam adalah faktor penunjang kegiatan produksi yang tersedia di alam.
Faktor tersebut antara lain air, tanah, udara , iklim, tumbuhan, sinar matahari, hujan dan lain sebagainya.
Kewirausahaan (Keahlian, Ketrampilan)
Faktor kewirausahaan adalah keahlian atau keterampilan yang digunakan seseorang dalam mengkoordinir/mengelola faktor produksi tenaga keja, modal, alam dan informasi agar proses produksi TBS dapat berjalan lancar dan terkendali. Berikut ini beberapa hal pokok yange dimiliki oleh seorang wirausaha yaitu:
a. Planning : Memiliki sebuah perencanaan yang matang, penyusunan strategi, visi misi yang jelas, memikirkan modal secara matang, dan menetapkan tujuan yang pasti.
b. Organizing : Terdiri dari pengelolaan segala sumber daya yang tersedia demi mewujudkan tujuan perusahaan yang jelas dan terstruktur.
c. Actualing : Berupa pengarahan ataupun bimbingan dan memberikan motivasi kepada para tenaga kerja atau karyawan terhadap bagian pekerjaan masing-masing.
d. Controling : Melakukan pengawasan untuk kesesuaian terhadap pekerjaan pada bagiannya masing-masing.
Sumber Daya Informasi
Dengan semakin pentingnya peran informasi di era globalisasi saat ini, beberapa ahli berpendapat untuk memasukkan sumber daya informasi dalam faktor produksi Tandan Buah Segar (TBS) Sawit. Sumber daya informasi tersebut adalah seluruh data yang dibutuhkan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Data ini bisa berupa ramalan kondisi pasar, pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan, dan data-data ekonomi lainnya.
Bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit besar, faktor-faktor produksi tersebut mungkin tidak menjadi masalah (tersedia), tetapi hal itu tidak berlaku bagi petani kelapa sawit. Masalah utama petani kelapa sawit adalah modal, kewirausahaan dan sumber daya informasi. Untuk diharapkan bantuan dari perbankan dan dukungan dari pemerintah, agar produktivitas petani kelapa sawit bisa meningkat.
Secara lebih spesifik peningkatan produktivitas tanaman dapat dicapai melalui penerapan metode Good Management Practice (GMP) dengan memerhatikan aspek bahan tanaman (bahan tanaman unggul), kultur teknis, replanting dan tenaga kerja (SDM).
SDM Memegang Peranan Utama
Diantara faktor-faktor produksi tersebut, tenaga kerja (SDM) memegang peranan utama dalam menjalankan proses produksi TBS. SDM sebagai penggerak faktor-faktor produksi lainya seperti modal, mengolah sumber daya alam, mempunyai kemampuan kewirausahaan, mengumpul, mengolah dan menganalisa informasi yang diperoleh.
Sumber daya manusia terlibat dalam semua proses produksi TBS mulai dari pembibitan kelapa, pembukaan lahan, penanaman tanaman penutup tanah, penanaman kelapa sawit, pemeliharaan tanaman baik pada masa TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) maupun pada masa TM (Tanaman Menghasilkan), panen sampai pengangkutan hasil panen ke TPH (Tempat Pengumpulan Hasil). (Maruli Pardamean /Penulis Buku, Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit )
Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Februari 2018










