Berita Lintas
sawitbaik

Sawit Harus Sejahterakan Seluruh Mata Rantai Industri Termasuk Petani Sawit Swadaya



Praktisi Komunikasi & Penggiat Perkebunan Kelapa Sawit, Tofan Mahdi
Sawit Harus Sejahterakan Seluruh Mata Rantai Industri Termasuk Petani Sawit Swadaya

InfoSAWIT, JAKARTA – diakui atau tidak sekitar 50 juta para pekerja menggantungkan hidupnya secara langsung atau tidak langsung di sektor perkebunan kelapa sawit, dan pada masa pandemi covid19, sektor komoditas kelapa sawit masih mampu bertahan dan bahkan bisa memberikan pendapatan yang besar terhadap devisa negara.

Merujuk data dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) tahun 2020, devisa dari sektor perkebunan kelapa sawit telah mencapai US$ 22,9 miliar. “Kendati tidak dapat juga melepaskan bahwa masih banyak persoalan ditingkat petani dan masalah rantai pasok petani,” kata Praktisis Komunikasi dan Penggiat Perkebunan Kelapa Sawit Tofan Mahdi, dalam acara Webinar FGD Sawit Berkelanjutan Vol 8, bertajuk “Peranan BPDPKS Mendorong Petani Kelapa Sawit Suplai Bahan Baku Biodiesel,” Kamis (10/6/2021), diselenggarakan InfoSAWIT, di Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Tofan Mahdi selaku moderator juga mencatat ada dua hal besar yang didapat dari hasil diskusi, pertama, selain industri perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu sektor industri di Indonesia yang mampu bertahan di masa pandemic Covid-19, juga mampu memberikan kontribusi yang tidak sedikit kepada devisa negara. “Sebab itu kita sepakat industri sawit harus tetap didukung pengembangan dan keberlanjutannya, karena industri ini adalah salah satu tulang punggung perekonomian negara,” katanya.

Lantas, kedua, dari masukan yang muncul dalam diskusi keberadaan dan pengembangan indusri kelapa sawit harus mampu memberikan kesejahteraan bagi semua pihak dalam mata rantai industrti kelapa sawit, termasuk bagi para petani sawit, dan program mandatori biodiesel mesti mampu memberikan manfaat langsung kepada petani sawit swadaya.

“Usulan bagaimana supaya suplai bahan baku biodiesel juga berasal dari petani sawit swadaya bisa menjadi bahan diskusi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam industri kelapa sawit nasional kedepan,” tandas dia. (T2)