InfoSAWIT, JAKARTA – Perusahaan Perkebunan kelapa Sawit Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group, telah komitmen untuk mendorong dan mendukung masyarakat dengan program pembangunan ekonomi berkelanjutan, baik komoditas kelapa sawit maupun non kelapa sawit
Caranya melalui pendekatan kemitraan guna mengelola lanskap di dalam dan di sekitar batas wilayah perkebunan yang berkontribusi pada ketahanan pangan dan pendapatan jangka panjang serta kelestarian lingkungan.
Melalui program co-management Perhutanan Sosial, PT. BGA akan mendukung pengembangan Hutan Desa Sembelangaan seluas 4.325 hektar di Kecamatan Nanga Tayap dan Hutan Desa Belaban Rayak seluas 3.383 hektar di Kecamatan Sungai Melayu yang sesuai peruntukannya, yaitu untuk konservasi, pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan jasa lingkungan.
Selain rehabilitasi, bentuk pengelolaan lain akan dilakukan seperti patroli perlindungan dan pengamanan hutan desa, pelatihan-pelatihan, dan pendampingan untuk peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan LPHD.
Diungkapkan Kepala UPT KPH Ketapang Selatan, Basuki Rahmat, Perhutanan Sosial yaitu Hutan Desa merupakan salah satu program prioritas dari Pemerintah karena ini untuk memberikan pemerataan akses legal kepada masyarakat untuk dikelola dan memberikan nilai tambah ekonomi.
“Bisa terjadi kolaborasi antara perusahaan sawit dan masyarakat dengan memanfaatkan hutan desa untuk nilai tambah ekonomi, seperti saat ini dimana akan ditanam 20 Ha dengan klengkeng, jambu kristal, petai dan jengkol yang ketika nanti berproduksi bisa dipasarkan. Untuk itu saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak BGA, Desa dan LPHD Sembelangaan yang telah berkolaborasi, semoga kedepan kolaborasi ini semakin ditingkatkan,”katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT.
Sementara Kepala Bidang Dinas Perkim Lingkungan Hidup Ketapang, Sutiadi mengungkapkan, dukungan atas terlaksananya kerjasama pengelolaan hutan desa ini. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya Dinas Perkim Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang sangat mendukung dengan kegiatan rehabilitasi Hutan Desa ini. Semoga kegiatan penanaman perdana hari ini dapat memberikan faedah dan manfaat bagi masyarakat Desa Simpang Tiga Sembelangaan khususnya, dan bagi masyarakat Ketapang,” kata dia.
Sementara Region Head Nanga Tayap, PT. BGA, Jumadi mengungkapkan, kolaborasi program ini adalah bentuk komitmen perusahaan agar pembangunan perkebunan kelapa sawit dapat tumbuh bersama tanaman kehidupan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanat Permen LHK tentang perhutanan sosial Nomor P.9/2021 yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui tanaman kehidupan sekaligus menjaga kelestarian hutan desa. (T2)







