Berita Lintas
sawitbaik

Tim SBRC-IPB Hasilkan Biopelet Dari Pelepah Sawit



Tim SBRC-IPB Hasilkan Biopelet Dari Pelepah Sawit

BOGOR – Tim peneliti dari Surfactant and Bioenergy Research Center, Institut Pertanian Bogor (SBRC-IPB) telah melakukan inovasi dengan mengembangkan limbah pelepah sawit menjadi sumber energi biomassa berbentuk biopelet.

Inovasi ini diantaranya dilakukan oleh Prof. Erliza Hambali, Dr. Dwi Setyaningsih, Windi Lilianam dan Dipo Bariguna. Selain itu, Inovasi biopelet ini masuk dalam daftar 102 Inovasi Indonesia Paling Prospektif Tahun 2010 yang dikeluarkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI dan Business InnovationCenter (BIC).

“Penelitian ini sudah sejak lama diinisiasi SBRC IPB. Kita membuat riset untuk mengetahui jenis-jenis bahan baku biomassa apa yang cocok untuk dibuat biopelet yang potensial di Indonesia. Kita mulai riset dengan bahan baku yang ada di Lampung karena kelihatannya di sana cukup banyak sumberdayanya. Ada kajiannya juga mengenai musim apa yang banyak limbahnya, misalnya jerami, kulit jagung, kulit kacang, ampas jarak pagar, kulit kopi dan pelepah kelapa sawit. Dari situ kita coba membuat campuran biopelet. Biopelet ini sebagai bahan bakar alternatif selain minyak tanah dan gas. Masyarakat yang tinggal di pedalaman atau jauh dari perkotaan, tentu kesulitan mendapatkan minyak tanah atau gas. Berawal dari situlah tim peneliti mencoba menerapkan teknologi biopelet di masyarakat,”

“Pelepah kelapa sawit potensial dikembangkan sebagai sumber energi biomassa. Pengempaan bertekanan tinggi menggunakan mesin pelet akan mengolah pelepah sawit menjadi biopelet yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga maupun untuk pembangkit listrik,” jelas Dwi Setyaningsih, seperti ditulis, Suara Agraria, Rabu (14/1/2015)

Nilai kalori biopelet yang dihasilkan adalah 3.650 kilokalori per kilogram pelepah sawit, setara dengan cangkang sawit (3.647 kilokalori per kilogram) dan lebih baik dari kayu bakar (3.500 kilokalori per kilogram). Ini juga jauh lebih baik dibandingkan nilai kalori tandan kosong kelapa sawit (1.512 kilokalori per kilogram).

“Biopelet ini memiliki kalori cukup tinggi, dengan 600 gram biopelet bisa tahan selama satu jam. Cukup lima menit bisa untuk mendidihkan satu liter air,” ujarnya. (T3)