Berita Lintas
sawitbaik

Cargill Membangun Tempat Kerja yang Beragam, Setara dan Inklusif



Disclaimer: foto diambil sebelum pandemi Covid-19
Cargill Membangun Tempat Kerja yang Beragam, Setara dan Inklusif

InfoSAWIT, JAKARTA - Di Indonesia, Cargill secara aktif mengajak semua orang untuk terlibat dan berperan dalam berkolaborasi, di semua tingkat pekerjaan. Dari level eksekutif hingga manajerial, serta diharapkan seluruh perilaku karyawan Cargill dapat mencerminkan kepemimpinan yang inklusif agar dapat memberikan hasil yang maksimal dan luar biasa. Kami juga ingin terus melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik, terintegrasi dan lebih siap menghadapi tantangan.

Untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Perusahaan secara global, Cargill memandang peran semua karyawan sangatlah penting. Peran yang dimainkan setiap karyawan merupakan kunci keberhasilan bisnis Perusahaan. Kami percaya bahwa pelanggan dan komunitas kami akan mendapatkan manfaat dari keragaman, kesetaraan, dan inklusi yang kami implementasikan dimana kami menggunakan kemampuan beragam yang kami miliki, tim yang berkinerja tinggi dan kepemimpinan yang inklusi dan berani.

Tidak terkecuali di salah satu unit bisnis sawit Cargill di Indonesia, Cargill Tropical Palm (CTP). Kinerja karyawan kami yang bekerja di lingkungan yang beragam, setara, dan inklusif sangat positif. Karyawan terdorong rasa keingintahuannya, serta tumbuhnya kemauan untuk belajar dan menerima masukan dari orang lain, dan memungkinkan karyawan untuk mendengarkan dengan cermat serta memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda.

Berkantor pusat di Singapura, CTP mengelola dan mengawasi pengelolaan dan operasi perkebunan kelapa sawit, PT Hindoli dan PT Sumber Terang Agro Lestari (STAL) di Sumatera Selatan, serta PT Ayu Sawit Lestari (ASL), PT Harapan Sawit Lestari (HSL), PT Indo Sawit Kekal (ISK) dan Poliplant Group di Kalimantan Barat, mencakup sekitar 82.000 hektar lahan milik perusahaan yang ditanam. Secara kolektif, perkebunan kami menghasilkan minyak sawit mentah bersertifikat keberlanjutan, minyak inti sawit, dan inti sawit dari tandan buah segar yang ditanam di perkebunan kami sendiri dan bersumber dari lebih dari 26.500 mitra lokal pekebun sawit. CTP adalah anggota Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO) sejak 2004.

Managing Director, Cargill Tropical Palm, Richard Low berkata, “Kami bangga untuk terus mengadvokasi dan membangun budaya inklusi di perkebunan kami dan di seluruh perusahaan kami. Pekerjaan yang kami lakukan dalam rangka menyediakan nutrisi bagi dunia dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, adalah hasil kolektif dari tindakan semua individu. Inilah mengapa kami berkomitmen untuk hidup dengan prinsip-prinsip inklusif untuk memastikan bahwa setiap orang di perusahaan kami dihargai, dapat berkembang, dan memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.”

Kepemimpinan CTP, yang mengedepankan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, juga diharapkan akan menumbuhkan budaya yang sama di setiap karyawan. Keterlibatan dan kontribusi semua orang tercermin dalam mempromosikan, mengembangkan, dan melibatkan tim global dan lokal yang beragam, sambil memanfaatkan berbagai perspektif guna menciptakan hasil yang lebih baik di masa depan.

Memberdayakan setiap orang, termasuk di dalamnya adalah karyawan itu sendiri kemudian memupuk potensi karyawan, hingga peningkatan kesejahteraan seluruh karyawan. Itulah mengapa CTP selalu berusaha untuk menginspirasi orang dan mempromosikan kepercayaan, keterlibatan, dan produktivitas di seluruh organisasinya.

Menurut Direktur Human Resources Cargill Tropical Palm (CTP), Bagus Setiagung, perekrutan juga merupakan awal penerapan dari budaya keberagaman, kesetaraan dan inklusi. Selain bertujuan merekrut orang yang tepat baik dalam kompetensi dan kapasitas, kita juga memberikan kesempatan yang sama bagi siapa saja yang tertarik untuk bergabung dengan organisasi selama memenuhi kriteria. Ini adalah bentuk nilai dan budaya membangun keberagaman, kesetaraan dan inklusi dalam proses interaksi calon karyawan dengan CTP. Sebagai pemimpin industri global, CTP bangga dengan perkembangan yang beragam, setara, dan inklusif di seluruh operasi Perusahaan dan perkebunan kelapa sawit tempat Cargill beroperasi.

“Perusahaan kami selalu berusaha mengedepankan praktik perkebunan yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan sebagai bagian tindakan setiap karyawan. Menciptakan lingkungan kerja yang menerapkan prinsip-prinsip inklusif merupakan komitmen kami dan ini adalah kepastian bagi setiap orang dalam organisasi untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk sukses,” kata Bagus.

Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi adalah pilar budaya organisasi Cargill, dan ini diimplementasikan dengan membangun budaya dan lingkungan kerja yang terbuka, dimana setiap kebijakan dan proses kerja dijalankan dengan benar guna memastikan kesempatan yang sama bagi semua orang.

Cargill juga percaya dengan mempromosikan keragaman, kesetaraan, dan inklusi akan berguna bagi organisasi dalam mememecahkan masalah dan mendorong inovasi dari masukan beragam karyawan yang berbakat dari berbagai latar belakang berbeda. Menerapkan cara pandang inklusif pada setiap situasi akan membantu dalam proses pengambilan keputusan tindakan yang sulit. Yang pada akhirnya proses ini akan menghasilkan perilaku inklusif dan rasa bertanggungjawab bagi setiap orang.

“Di Cargill Tropical Palm, kami sangat mendukung pengembangan karir karyawan kami dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk tumbuh berkembang. Sudah banyak posisi penting yang dipegang oleh perempuan, dan kami menargetkan 50% posisi kepemimpinan akan diisi oleh perempuan pada tahun 2030,” jelas Bagus.

 

Tentang Cargill Global dan Cargill Indonesia

Cargill memiliki 155.000 karyawan di 70 negara yang menyediakan kebutuhan pangan dunia secara aman, bertanggung jawab dan berkelanjutan. Setiap hari, kami menghubungkan para petani dengan pasar, konsumen dengan kebutuhan pangan, serta manusia bahkan hewan dengan makanan yang dibutuhkan.

Kami memadukan pengalaman selama 155 tahun dengan berbagai teknologi dan wawasan terbaru. Untuk itu, kami menjadi mitra tepercaya bagi para pelanggan kami di sektor pangan, pertanian, keuangan dan industri di lebih dari 125 negara termasuk Indonesia. Kami bekerja sama membangun masa depan yang lebih kokoh dan berkelanjutan untuk bidang pertanian.

Operasi Cargill di Indonesia sejak 1974 dengan mendirikan pabrik pakan di Bogor, Jawa Barat. Saat ini Cargill berkantor pusat di Jakarta dan memiliki lebih dari 19 ribu karyawan. Beroperasi di 60 lokasi yang terdiri dari kantor, pabrik dan fasilitas pendukung usaha yang melakukan kegiatan produksi nutrisi hewan, kakao, kopra, rumput laut, ekspor makanan olahan, biji-bijian dan minyak nabati termasuk minyak sawit, pati dan pemanis.

 

Yuni Fitriani, Estate Manager, Beraspirasi Menjadi Pemimpin yang Terbaik Di Perkebunan Sawit

Keberagaman di Cargill Tropical Palm juga terlihat dari kehadiran karyawan wanita yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan karyawan pria. Perbedaan gender tidak menjadi penghalang bagi karyawan untuk melakukan yang terbaik dalam bekerja karena peluang yang sama selalu terbuka bagi semua karyawan.

Cargill Tropical Palm memiliki Estate Manager perkebunan kelapa sawit wanita pertama di Indonesia, yang bekerja di perkebunan Sungai Pelepah, Yuni Fitriani. Dia adalah wanita pertama yang berhasil dalam posisi ini. Dalam posisinya, Yuni memiliki tanggung jawab utama di perkebunan kelapa sawit milik Cargill Tropical Palm.

Tanggung jawab atas keselamatan, peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya serta pengelolaan karyawan yang bekerja di perkebunan Sungai Pelepah sesuai standar kerja operasional Perusahaan menjadi tanggung jawab Yuni selaku Estate Manager. Selain itu, pengelolaan budidaya yang terbaik dan berkelanjutan serta kepatuhan terhadap standar kerja yang aman di perkebunan kelapa sawit harus selalu dipantau agar dapat dipertahankan.

Pekerjaan sehari-hari Yuni diawali dengan morning muster, yang dilakukan di awal kesehariannya bekerja di perkebunan kelapa sawit. Kegiatan ini dilakukan untuk menyampaikan informasi dan rencana kerja sebelum kegiatan kerja lapangan dimulai. Setelah itu, Yuni berkoordinasi dengan para Asisten Perkebunan untuk melakukan pemanenan, pemupukan, penyemprotan, pemangkasan dan memastikan pekerjaan dilakukan dengan aman sesuai standar kerja operasional Perusahaan.

“Usai beraktivitas pagi di lapangan, saya kembali ke kantor untuk melaksanakan tugas administrasi atau mengadakan pertemuan dengan rekan-rekan terkait keselamatan, koordinasi dan manajemen perusahaan,” kata Yuni saat menjelaskan aktivitas pekerjaannya sehari-hari.

Kegiatan kerja Yuni sehari-hari biasanya berakhir pada pukul 17.00. Setelah mengevaluasi pekerjaannya, Yuni pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya. Ia biasanya melanjutkan aktivitasnya seperti melakukan hobinya dan berinteraksi dengan tetangga sekitar.

Keberhasilan Yuni dalam mencapai karirnya merupakan bagian dari semangat dan dukungan keluarganya. Keluarga selalu mendukung dan mengizinkannya bekerja jauh dari keluarganya. Dukungan dari suaminya juga terus mendorong Yuni untuk terus berkembang di Perusahaan, dengan memberikan waktu yang fleksibel, sehingga dapat menyeimbangkan antara pekerjaan di kantor dan kebutuhan keluarga di rumah. “Dukungan keluarga menjadi penyemangat dalam hidup saya dalam situasi apa pun,” kata Yuni.

Sejak kecil Yuni sudah terbiasa berada di lingkungan perkebunan, karena ia berasal dari keluarga yang bekerja di sebuah perusahaan perkebunan. Sosok ibunya yang berprofesi sebagai mandor perkebunan menjadi motivasi terkuatnya untuk bekerja. Sejak masih kuliah, ia memilih untuk melakukan kerja praktek di sebuah perusahaan perkebunan, sehingga ia menumbuhkan semangat bekerja dan mudah beradaptasi di lingkungan perkebunan.

“Tidak mudah melakukan aktivitas bekerja di perkebunan kelapa sawit yang mayoritas masih pekerja laki-laki. Gaya kerja militer yang keras dan kasar seringkali menimbulkan keraguan bagi para pekerja perempuan, termasuk saya sendiri. Namun justru memotivasi saya untuk terus berusaha memperbaiki diri,” ujar Yuni, lebih lanjut, “Tips sukses kerja saya berasal dari kemauan belajar, bisa memimpin jadi influencer, bermental ‘baja’, rajin, memiliki loyalitas tinggi, disiplin dan dapat dipercaya.”

Bekerja di CTP, menurut Yuni, merupakan pengalaman berharga dalam hidupnya. Hal ini dikarenakan budaya kerja Perusahaan mendorong perubahan perilaku manusia menjadi lebih baik. Setiap orang yang bekerja di CTP, diperlakukan dengan hormat dan bermartabat tanpa diskriminasi. “Sebagai Estate Manager baru, saya menerima sambutan hangat dari rekan-rekan saya, dihargai dan dihormati. Wanita dan pria diperlakukan sama dan Cargill benar-benar mematuhi prinsip panduannya,” kata Yuni. (Tim Komunikasi Cargill & InfoSAWIT)

Sumber majalah InfoSAWIT Edisi April 2021

Https://store.infosawit.com