Berita Lintas
sawitbaik

BPDP-KS Berikan Dukungan Dana Riset Sawit Bagi 18 Lembaga Penelitian di 2021



BPDP-KS Berikan Dukungan Dana Riset Sawit Bagi 18 Lembaga Penelitian di 2021

InfoSAWIT, JAKARTA — Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali menyelenggarakan Program Grant Riset Sawit, untuk periode penetapan Tahun 2021. Kegiatan ini memberikan dukungan dana penelitian yang berasal dari Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau biasa dikenal dengan Dana Sawit.

Dana ini dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan kelapa sawit serta sekaligus guna penguatan lembaga penelitian nasional. BPDPKS berkomitmen untuk terus memberikan dukungan pendanan penelitian dan pengembangan dalam rangka mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit nasional sesuai dengan tugas yang diberikan berdasarkan Peraturan Presiden No 61 Tahun 2015 juncto Perpres No. 66 Tahun 2018.

Setelah melewati proses penyeleksian yang ketat terhadap 448 proposal yang dilakukan oleh BPDPKS bersama dengan Komite Penelitian dan Pengembangan sejak tahun 2020, pada tahun 2021 ini ditetapkan diberikan dukungan pendanaan penelitian dan pengembangan bagi 28 proposal penelitian yang melibatkan 18 Lembaga Penelitian dan Pengembangan di Indonesia.

Masih dalam suasana peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 76, pada hari ini, Kamis, 19 Agustus 2021 dilaksanakan Acara Penandatangan Perjanjian Penelitian dan Pengembangan antara BPDP-KS dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan.

“Penelitian dan Pengembangan merupakan salah satu elemen penting dalam pengembangan sektor perkebunan sawit, sehingga Penelitian dan Pengembangan harus menjadi salah satu bagian dari proses utama dalam upaya pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan,” catat Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman, dalam keterangan tertulis kepada InfoSAWIT, Kamis (19/8/2021).

Lebih lanjut tutur Eddy, Penelitian dan Pengembangan harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh industri kelapa sawit saat ini, seperti peningkatan produktivitas/efisiensi, peningkatan aspek sustainability dan awareness terhadap lingkungan dan isu-isu global, dan mendorong penemuan/inovasi produk/pasar baru.  (T2)