Berita Lintas
sawitbaik

Usulan Prasyarat Bagi Kemitraan Program Mandatori Biodiesel Sawit



Usulan Prasyarat Bagi Kemitraan Program Mandatori Biodiesel Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, untuk pengembangan industri baru dan terbarukan berbasis kelapa sawit, kedepan perlu dibuat peta jalan menuju B30 bersumber dari pekebun kecil, misalnya menerapkan prasyarat, pertama, untuk menjadi pemasok untuk kebutuhan B30 adalah perusahaan/pabrik yang bermitra langsung dengan petani.

Kedua, penerapan kemitraan mengusung prinsip kemitraan yang adil dan setara antara kelembagaan tani dan pabrik, sekaligus guna memastikan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kemitraannya. Ketiga, memiliki Kelembagaan yang kuat agar mampu mendampingi petani menuju skala berkelanjutan.

Keempat, memiliki Sumber Daya Manusia untuk mendukung penerapan Good Agriculture Practicess (GAP). Kelima, kemitraan yang dilakukan dengan petani mesti jelas, dalam arti teridentifikasi, siapa dan dimana serta luas kebun sawit-nya berapa ha (misal: 1-8 ha).

Lantas, apa saja keuntungan bagi petani, bila petani sawit dilibatkan dalam rantai pasok Biodiesel? Kata Darto, harga TBS sawit di tingkat petani sawit swadaya, akan bertambah 30% dari disparitas harga antara petani swadaya dengan harga penetapan TBS (Tandan Buah Segar) oleh Dinas Perkebunan setempat.

Kemudian terwujud keadilan antara pelaku usaha kecil, menengah dan besar. Perhatian membangun kemitraan dengan petani sawit swadaya akan makin lebih baik, Jika ada prasyarat bahan baku dari petani untuk biodiesel. “Ini bisa akan terwjud bila tidak ada ekspansi kebun sawit skala luas oleh perusahaan besar untuk kebutuhan biodiesel,” tandas Darto.  (T2)

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Juni 2021

Https://store.infosawit.com/