Berita Lintas
sawitbaik

September 2021: Harga Referensi CPO Naik, BK dan Pungutan Ekspor Jadi US$ 341/Ton



September 2021: Harga Referensi CPO Naik, BK dan Pungutan Ekspor Jadi US$ 341/Ton

InfoSAWIT, JAKARTA Harga  referensi  produk  crude  palm  oil (CPO)  untuk  penetapan  bea keluar  (BK)  periode  September 2021  adalah  US$  1.185,26/ton.  Harga  referensi  tersebut  meningkat US$ 136,64 atau naik 13,03% dari periode Agustus 2021, yang sebesar US$ 1.048,62/ton.

Penetapan ini  tercantum  dalam  Peraturan  Menteri  Perdagangan  Nomor  51 Tahun  2021  tentang  Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO kembali mengalami peningkatan setelah bulan lalu menurun. Harga referensi periode September masih jauh melampaui threshold US$ 750/ton. Pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$ 166/ton untuk periode September 2021,” kata Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana, dalam keterangan  tertulis diterima InfoSAWIT.

BK  CPO  untuk  September 2021  merujuk  pada  Kolom 10  Lampiran I Huruf  C Peraturan Menteri Keuangan  No. 166/PMK.010/2020 sebesar US$ 166/ton. Nilai tersebut berubah dari BK CPO untuk periode Agustus 2021, yaitu sebesar US$ 93/ton.

Sementara itu untuk pungutan ekspor minyak  sawit yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan kelapa Sawit (BPDP-KS) sesuai PMK No 76/PMK.05/2021, untuk periode September 2021, merujuk penetapan harga referensi yang ditetapkan Kementerian Perdagangan maka masuk dalam kelompok tarif diatas US$ 1.000/ton, yakni pungutan sawit dikenakan sebanyak US$ 175/ton.

Sehingga untuk periode September 2021, bila digabung secara total kebijakan antara Pungutan Ekspor dan BK CPO, yang dikenakan terhadap produk ekspor minyak sawit mentah (CPO) menjadi sebanyak US$ 341/ton. Merujuk hitungan InfoSAWIT, total pungutan sawit dan BK CPO tersebut mendiskon harga minyak sawit mentah (CPO) sekitar 28,8%. (T2)