Berita Lintas
sawitbaik

Sawit Bantu Perekonomian Masyarakat Di Sukamara



Ilustrasi Kebun Sawit
Sawit Bantu Perekonomian Masyarakat Di Sukamara

InfoSAWIT, JAKARTA - Dengan bertumbuhnya perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Pemerintah Daerah sangat terbantu, terlebih harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit terus mengalami peningkatan. Pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Kendati di Kabupaten Sukamara, hanya sekitar 20% lahan yang bisa dibudidayakan untuk perkebunan kelapa sawit, itupun merupakan lahan Areal Penggunaan Lain (APL). Sementara sisanya yang tidak dibukan dan dibiarkan lestari adalah kawasan hutan, baik itu Hutan Koversi (HK), Hutan Produksi Konversi (HPK) dan Hutan Produksi Terbatas (HPT), serta terdapat hutan lindung.

“Walau secara administrasi areal tersebut tercatat sebagai kawasan hutan, namun dilapangan kawasan hutan tersebut sudah tidak lagi layaknya hutan, lantaran sudah tidak ada pohonnya,” tutur Bupati Sukamara, Windu subagio, dalam webinar yang dihadiri InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Windu Subagio, dalam mengembangkan perkebuanan kelapa sawit, para pelaku juga melakukannya dengan pola pengembangan tanpa bakar (zerro burning), cara demikian mampu membantu dalam upaya menekan areal terbakar dan menutup potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Justru potensi kebakaran itu muncul dari lahan tak bertuan di sekiar kawasan hutan yang dekat dengan perkebunan kelapa sawit.

“Intinya bisa saja dulu pola budidaya dilakukan dengan belum baik, namun dengan seiring berjalannya waktu, perbaikan terus dilakukan. Sehingg kedepan bisa terwujud perkebunan kelapa sawit yang lestari (sustainable),” tandas dia. (T2)