Berita Lintas
sawitbaik

Harga CPO Naik, Menyusul Harga Minyak Nabati Pesaing di Pasar Global Naik



Dok. InfoSAWIT
Harga CPO Naik, Menyusul Harga Minyak Nabati Pesaing di Pasar Global Naik

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Perdagangan di Bursa Berjangka Malaysia mencatat harga CPO naik pada Senin (29/11/2021), menyusul adanya kenaikan harga minyak nabati pesaing minyak sawit (CPO) di pasar global, setelah sempat mengalami penurunan akibat dipicu oleh kekhawatiran varian baru virus corona Omicron pekan lalu.

Kontrak harga CPO acuan FCPOc3 untuk pengiriman Februari 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 57 ringgit, atau sekitar 1,18%, menjadi RM 4.906 (US$ 1.157,89) per ton pada perdagangan tengah hari.

Seperti dilansir Nasdaq, Kepala Riset Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani mengatakan, setelah kemerosotan harga CPO di pasar yang lebih luas pada hari Jumat pekan lalu, harga komoditas berupaya untuk stabil sembari menunggu penilaian risiko aktual terhadap permintaan dan aspek lain akibat adanya penyebaran varian virus corona baru.

Tercatat, kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian DBYcv1 turun 0,5%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 turun 0,8%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 1,2%.

Harga CPO tercatat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya lantaran mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global. (T2)