Berita Lintas
sawitbaik

Dorab Mistry: Pasokan Produksi Minyak Sawit Membaik Paska Mei 2022



Dok. InfoSAWIT
Dorab Mistry: Pasokan Produksi Minyak Sawit Membaik Paska Mei 2022

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Diungkapkan, Direktur Godrej International dan Pengamat Perdagangan Minyak Nabati,  Dorab Mistry, akibat adanya penutupan operasional pabrik kelapa sawit lantaran adanya covid-19 dan buah sawit yang tidak dipanen yang kemudian menjadi buruk kualitas minyak nya, bakal menjadi beberapa faktor menurunya produksi minyak sawit di Malaysia.

Kendati kata Dorab, pemerintah Malaysia telah memastikan bakal mencari solusi dari ketiadaan tenaga kerja dengan membawa sekitar 32 ribu pekerja asing, namun rencana tersebut butuh waktu sampai benar-benar perkebunan kelapa sawit Mayalsia beroperasi normal kembali, guna menggenjot produksi minyak sawit nya. “Hingga saat ini belum ada tanda-tanda langkah cepat terstruktur dalam melepaskan izin kerja tersebut dan mendatangkan tenaga kerja dari luar,” kata Mistry dalam acara S&P Global Platts 17 November lalu yang dilansir SPGlobal.

Lebih lanjut kata dia, pada semester pertama tahun 2022 saat tenaga kerja asing ini sudah bisa bekerja secara efektif di perkebunan kelapa sawit di Malaysia, tepatnya setelah Ramadhan atau sekitar Mei 2022 dampak produksi minyak sawit Malaysia akan mulai terasa.  

Tercatat, minyak kelapa sawit adalah minyak nabati yang paling banyak diproduksi di dunia, dan selain digunakan sebagai minyak nabati, minyak sawit juga digunakan dalam segala hal mulai dari penganan, kosmetik, sabun, dan sebagai bahan baku biodiesel, kata Dorab.

“Tahun ini, kendala tenaga kerja di Malaysia mempengaruhi produksi minyak sawit negeri jiran, serta adanya penurunan produksi minyak kanola yang tajam di Kanada akibat cuaca yang tidak menguntungkan, dan produksi minyak bunga matahari yang lebih rendah, telah mendorong harga minyak nabati ke level tertinggi dalam 10 tahun terakhir,” Kata Dorab. (T2)