Berita Lintas
sawitbaik

IPOS Standar Minyak Sawit Berkelanjutan di India



Dok. InfoSAWIT
IPOS Standar Minyak Sawit Berkelanjutan di India

InfoSAWIT, JAKARTA – Tingkat kesadaran yang rendah tentang produk minyak sawit keberlanjutan baik di pelaku bisnis maupun konsumen di India masih terjadi. Lantaran yang terjadi hanya hubungan perdagangan murni antara pembeli dan penjual.

Padahal, kata General Manager Edible Oil Solidoridad, Suresh Motwani, India memegang peranan penting dalam perdagangan minyak sawit di dunia lantaran pertama, India pengimpor minyak sawit terbesar dan konsumen minyak sawit terbesar ke-2 di Dunia. “Sebab mengkonsumsi sekitar 13% dari total produksi minyak sawit global,” kata dia, dalam webinar yang diselenggarakan Dewan Negara Produsen Minyak Sawit (CPOPC), dihadiri InfoSAWIT, pertengahan Agustus 2021 lalu.

India juga tercatat sebagai konsumen minyak nabati terbesar ke-3 di dunia, tercatat hampir 68% konsumsi minyak nabati domestik dipenuhi melalui impor. Serta, sekitar 40% minyak sawit digunakan untuk keperluan Rumah Tangga, dimana sebanyak 31% minyak sawit digunakan untuk kebutuhan bahan baku makanan, makanan ringan dan namkeens, lantas sekitar 13% digunalan untuk industri kosmetik dan perawatan pribadi dan sisanya untuk produk pemanis.

Kata Suresh, secara global penggunaan lahan perkebunan kelapa sawit lebih kecil dibanding tanaman minyak nabati lain, namun isu negativp kerap muncul dan memojokan komoditas kelapa sawit, semisal isu biang terjadinya deforestasi, minyak sawit buruk bagi kesehatan dan mendorong penggunaan produk bebas minyak sawit (palm oil free).

Sebab itu lebih lanjut tutur Suresh Motwani, guna meningkatkan kesadaran yang lebih besar akan pentingnya manfaat minyak sawit berkelanjutan di kalangan konsumen perlu memperoleh intervensi pemerintah, termasuk dari negara produsen merupakan kunci dalam upaya peningkatan pasar minyak sawit berkelanjutan di India.

Tercatat, India adalah negara pertama yang mengakui ISPO dan MSPO dan menjadi negara yang memiliki skema sertifikasinya sendiri. Bersama dengan Solvent Extractor’s Association of India (SEA), India Palm Oil Sustainability Framework (IPOS) telah membuat India mampu memenuhi standar minyak sawit berkelanjutan global. “Sebagai negara konsumen terbesar, India harus menciptakan sendiri standar keberlanjutan dengan mengambil inspirasi utama dari pedoman ISPO dan MSPO, dengan menerbitkan insiatif IPOS,” tutur Suresh. (T2)