InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Merujuk laporan Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB), stok minyak sawit mentah (CPO) Malaysia untuk November 2021 tercatat turun 4,45% menjadi 942.354 ton dari 986.239 ton pada Oktober 2021, kondisi ini terjadi lantaran produksi yang lebih rendah sementara ekspor lebih tinggi.
Sementara itu untuk persediaan minyak sawit olahan pada akhir November 2021 produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia tersebut meningkat 3,09% dibandingkan bulan Oktober 2021 menjadi 874.525 ton dari sebelumnya sekitar 848.329 ton.
Dalam keterangan tertulisnya MPOB mencatat secara keseluruhan, stok minyak sawit turun 0,96% menjadi 1,82 juta ton dari sebelumnya 1,83 juta ton. Sedangkan untuk produksi, output CPO turun 5,27% menjadi 1,63 juta ton dibandingkan 1,72 juta ton pada Oktober.
Lantas, produksi inti sawit turun 5,89% menjadi 388.562 ton dari 412.882 ton pada bulan sebelumnya, katanya, seraya menambahkan bahwa produksi minyak inti sawit mentah turun 7,79% menjadi 179.565 ton dari 194.736 ton pada Oktober 2021.
Pihak MPOB mengutarakan, ekspor minyak sawit tercatat naik menjadi 1,46 juta ton pada November 2021 atau terdapat peningkatan sekitar 3,30% dibandingkan pada Oktober 2021 yang hanya mencapai 1,42 juta ton, sementara ekspor minyak inti sawit melonjak 30,44% menjadi 123.005 ton dibandingkan dengan 94.302 ton pada bulan sebelumnya.
“Ekspor oleokimia juga naik 3,42% menjadi 254.424 ton dari 246.014 ton sementara ekspor biodiesel melonjak 160,22% menjadi 49.973 ton dari 19.204 ton,” katanya seperti dilansir Bernama. (T2)










