Berita Lintas
sawitbaik

Dari Sawit Hingga Layanan Kesehatan, Membuat Arini Perempuan Muda Terkaya Versi Forbes



Dari Sawit Hingga Layanan Kesehatan, Membuat Arini Perempuan Muda Terkaya Versi Forbes

InfoSAWIT, JAKARTA – Selepas taipan Indonesia Benny Subianto meninggal pada Januari 2017 lalu, putri sulungnya, Arini Saraswaty, mengambil alih kendali kerajaannya yang bernilai jutaan dolar. Keluarga besarnya mendapuk Arini  Saraswaty Subianto untuk memimpin seluruh unit usaha di bawah naungan PT Persada Capital Investama yang menggarap beberapa sektor industri, mulai perkebunan, pertanian, konstruksi, properti, pertambangan, hingga pelayanan kesehatan.

Dilansir Forbes, Direktur Utama Persada Capital Investama tersebut memiliki pendapatan bersih sebanyak US$ 975 juta atau setara dengan Rp 13,9 milyar (kurs: Rp 14.300/dollar), dengan menduduki peringkat 44 dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Namun Salah satu sumber pendapatannya adalah dari Adaro Energy Tbk, perusahaan pertambangan dan produsen batu bara besar di Indonesia. Kendati, Portofolio Persada termasuk saham minoritas di raksasa perusahaan batubara tersebut.

Tercatat, Arini mengawasi investasi Persada di produk pengolahan kayu dan kelapa sawit hingga pengolah karet dan batu bara, Arini juga telah berinvestasi di startup teknologi melalui Persada sejak 2017.

Dalam penelurusan InfoSAWIT, saat ini Arini Subianto menjabat sebagai komisaris di perusahaan perkebunan kelapa sawit dan kayu, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG), Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak Maret 2017. Arini, juga menjabat sebagai Komisaris PT Adaro Energy Tbk (sejak April 2017), Presiden Direktur PT Tri Nur Cakrawala (Januari 2017- sekarang), Presiden Direktur PT Pandu Alam Persada (Januari 2017 – sekarang), Presiden Direktur PT. Persada Capital Investama (Januari 2017 – sekarang), Direktur PT. Panaksara (Juli 1999- sekarang),

Serta sebagai Presiden Komisaris PT. Anugrah Kirana Sarana (Desember 2013 –sekarang). Komisaris PT Nuansa Nirmana Artistika (Desember 2012 – sekarang), Komisaris PT Casa Maha Rasa (Januari 2006–Sekarang), Komisaris PT. Adaro Strategic Investment (Desember 2016 – Sekarang), Komisaris PT. Adaro Strategic Lestari (Desember 2016 – Sekarang) dan Komisaris PT. Adaro Strategic Capital (Desember 2016 – Sekarang).

Arini memperoleh gelar Bachelor of Fine Arts in Fashion Design dari Parsons School of Design, New York (1991–1994) dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari Fordham University Graduate School of Business Administration, New York (1996–1998). (T2)