KUALA LUMPUR - Produk minyak sawit Malaysia turun 17,7 persen dari 01-25 Januari 2015 dibandingkan periode 01-25 Desember 2014. Menurut kargo surveyor Intertek Testing Services, volume ekspor CPO turun menjadi 886.189 ton dari 1.077.000 ton pada bulan sebelumnya.
Phillip Futures Sdn Bhd Spesialis Derivatif Senior Product, David Ng, menghubungkannya dengan melemahnya permintaan dari China selama musim dingin, dan India karena kegiatan restocking lebih rendah karena pasokan lokal sudah cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
"Kami juga menyadari bahwa permintaan biodiesel dari Eropa telah menurun secara signifikan karena minyak mentah dunia yang lebih murah," katanya kepada Bernama, Senin (26/1/2015).
Sementara Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) melaporkan awal bulan ini, pihaknya telah menghabiskan RM340 juta untuk membangun 35 depot minyak nasional untuk biodiesel. (T3)










