InfoSAWIT, MUMBAI – Dalam upaya mengendalikan harga minyak sawit domestik, pemerintah India telah memangkas pajak impor untuk minyak sawit mentah (CPO) menjadi 5% dari sebelumnya 7%, merujuk keterangan resmi dari pemerintah India seperti dilansir Reuters.
Cara demikian diharapkan bakal memberikan kesempatan kepada pelaku penyulingan dan konsumen minyak nabati di India untuk memperoleh harga minyak nabati yang lebih layak, serta mengendalikan harga minyak nabati ditingkat domestik.
Sementara itu dilansir Mettisglobal, harga minyak sawit mentah (CPO) di bursa berjangka Malaysia naik 1% pada hari Senin (14/2/2022), melonjak kembali mendekati rekor tertinggi setelah pembeli utama India menurunkan pajak impor untuk minyak sawit (CPO) utamanya untuk kelompok minyak nabati guna bahan baku makanan.
Kontrak patokan minyak sawit untuk pengiriman April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 83 Ringgit, atau naik sekitar 1,49%, menjadi 5.656 ringgit (US$ 1.349,88) per ton pada awal perdagangan. (T2)







