GHANA - Perusahaan agribisnis yang beroperasi di wilayah barat untuk model pertanian, B-bovid, berusaha untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, dan menghilangkan kemiskinan antara petani.
Deputi Afrika Perwakilan Daerah dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Lamourdia Thiombiano, memuji komponen bagi hasil perusahaan B-bovid, “Ini adalah tugas yang sulit bagi setiap pengusaha untuk berbagi keuntungan,” ujarnya, seperti dikutip SpyGhana, Rabu (28/1/2015).
Dia mendorong pelaku bisnis lainnya terutama di sektor pertanian, untuk mempertimbangkan model bagi hasil. Hal ini untuk meningkatkan standar taraf hidup petani.
Menurutnya B-bovid berkomitmen untuk memastikan pertanian yang cerdas akaniklim, ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan yang sejalan dengan agenda FAO yakni kebijakan pertanian berkelanjutan .
FAO sendiri, katanya, akan segera mendirikan pusat pengembangan masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pendekatan terpadu untuk pertanian. (T3)










