Berita Lintas
sawitbaik

Dorong Pemanfaatan Medsos Untuk Kegiatan Bisnis yang Menguntungkan Bagi Guru



Dorong Pemanfaatan Medsos Untuk Kegiatan Bisnis yang Menguntungkan Bagi Guru

InfoSAWIT, JAKARTA - Semenjak Maret 2019 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) memutuskan untuk melakukan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sehubungan dengan pandemic covid-19 yang sedang melanda Indonesia.

Ternyata sampai Maret 2022 kondisi belum juga berubah, sudah 2 tahun dunia pendidikan di Indonesia masih melakukan PJJ walaupun PTM secara terbatas dan bertahap mulai coba dilakukan. Demikian pula untuk para dosen yang harus tetap melakukan salah satu kewajiban BKD (beban kinerja dosen) yakni melakukan PM (Pengabdian Masyarakat).

Pada semester ini para dosen bersama dengan Tim PM baru yang kesemuanya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis kampus Margonda diantaranya Aris Hidayat, MM (anggota); Lady Diana Warpindyastuti, MM (ketua pelaksana) dan Hieronimus Erwin Indrawan, MM (anggota) mengadakan kegiatannya di Yayasan Pendidikan Taman Quraniyah yang terletak di Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 3 Maret 2022.

Dalam kegaiatan tersebut  berkaitan dengan kondisi ekonomi yang sedang dirasakan seluruh masyarakat yaitu bagaimana berusaha bangkit untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup salah satunya dengan berusaha menambah penghasilan dengan memanfaatkan Smart Phone dan Medsos (media soSial).

Ketua Pelaksana kegiatan, Lady Diana Warpindyastuti mengatakan, tema ini cukup sederhana, mudah diterapkan, karena Smart Phone dan Media Sosial hampir dimiliki oleh semua lapisan masyarakat saat ini.  “Terlebih kecendurangan masyarakat untuk berbelanja secara online,” katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT.

Faktanya pemanfaatan secara maksimal Medos dengan menggunakan Smart Phone bisa dilakukan untuk kegiatan yang bisa menambah pendapatan, terlebih kondisi saat ini dimana kegatan masyarakat masih terbatas.

Sementara dikatakan Rizky Saputri sebagai salah satu tenaga pengajar, kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah ilmu bagi kami guru-guru untuk mendapatkan tambahan penghasilan tanpa mengganggu waktu kami saat mengajar. “Karena dapat dilakukan diluar jam kerja serta tidak banyak menguras waktu dan pikiran,” ungkap Rizky (T1)