Berita Lintas
sawitbaik

Ekspor CPO Ke India & China Anjlok



Ekspor CPO Ke India & China Anjlok

JAKARTA - Berdasarkan  data yang diolah GAPKI, total ekspor CPO dan turunannya asal Indonesia pada tahun 2014 hanya mencapai  21,76 juta ton atau naik 2,5% dibandingkan  dengan total ekspor 2013, 21,22  juta ton. Adapun produksi CPO dan turunannya 2014 diprediksi mencapai 31,5  juta  ton  (termasuk  biodiesel  dan  oleochemical).  Angka  produksi  ini  naik  5%  dibandingkan  total produksi tahun 2013 yang hanya mencapai 30 juta ton.

Sepanjang  tahun  2014   negara  tujuan  ekspor  terbesar  Indonesia  masih  diduduki  India,  negara  Uni Eropa  dan  China.  “Ekspor  ke  India  tahun  2014  mencapai  5,1  juta  ton, atau  turun  17%  dibandingkan dengan tahun lalu dimana volume ekspor mencapai 6,1 juta ton,” papar Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia GAPKI, Fadhil Hasan, dalam pres rilis yang diterima InfoSAWIT, beberapa waktu lalu.

Menurutnya turunnya ekspor ke India disebabkan berbagai faktor seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi India akibat inflasi di dalam negeri yang tinggi,  lemahnya  nilai  tukar  rupee  terhadap  dollar  AS  pada  pertengahan  hingga  akhir  tahun,  India menaikkan pajak impor minyak nabati mentah/crude dari 2,5% menjadi 7,5%, sementara untuk refined oil dari 7,5% menjadi 15%.

Penurunan  ekspor  juga  terjadi  ke  China,  tahun  2014,  volume  ekspor  Indonesia  ke  China  hanya mencapai 2,43 juta ton atau turun 9% dibandingkan tahun 2013 dimana volume ekspor mencapai 2,67 juta ton.

“Turunnya volume ekspor China juga disebabkan masalah perekonomian  dimana pertumbuhan ekonomi  China  yang  melambat,  tingkat  kepercayaan  bank  yang  menurun  sehingga  para  trader kesulitan mencari pinjaman, China juga memberlakukan  syarat regulasi standar residu pestisida, hal lainnya adalah stok kedelai yang tinggi di dalam  negeri,” paparnya. (T3)