PEKANBARU - Perdagangan minyak sawit mentah (CPO) di pasar global masih fluktuatif. Hingga bulan Januari tahun 2015, harga CPO masih dipengaruhi sengitnya persaingan antara minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya yang bersumber dari bunga matahari, kedelai, jagung atau komiditas lain.
Berfluktuasinya harga CPO atau Tadan Buah Sawit (TBS) tidak terlalu dikeluhkan oleh Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Zulher. Menurutnya, perdagangan CPO termasuk salah satu sektor perdagangan yang cukup cair dan mudah mengalami fluktuasi.
"Perdagangan CPO sangat mudah dipengaruhi berbagai faktor. Namun, harga CPO di pasar global mudah naik dan mudah juga turunnya. Untuk itu jangan khawatir. Contohnya di Riau, 3 pekan pertama Januari ini harga TBS naik, namun pada pekan ke-4 harga TBS turun. Bisa jadi pada pekan selanjutnya harga kembali naik," katanya, Kamis (29/1/2015), seperti ditulis RRI. (T3)







