Berita Lintas
sawitbaik

Jelang Ramadan, Dagangan - Pemda Kota Solo Siapkan 3.000 Liter Minyak Goreng Sawit



Jelang Ramadan, Dagangan - Pemda Kota Solo Siapkan 3.000 Liter Minyak Goreng Sawit

InfoSAWIT, SOLO - Menjelang bulan Ramadhan, tercatat harga bahan-bahan pokok mengalami kenaikan. Situasi pun semakin sulit ketika terjadi kelangkaan barang di pasar. Seperti yang terjadi pada minyak goreng, yang saat ini harganya melambung naik. Berbagai upaya pun dilakukan Pemerintah Kota Solo demi menjaga kestabilan pasokan dan harga bahan pokok. Salah satunya dengan bekerja sama dengan startup Dagangan.

Dagangan adalah startup social commerce berbasis teknologi yang fokus melayani masyarakat di daerah rural. “Misi Dagangan adalah membuka jalan bagi pemerataan ekonomi, terutama di daerah pedesaan. Salah satu caranya adalah dengan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo dan Sinar Mas Agribusiness and Food untuk mendistribusikan 3.000 liter minyak goreng sawit ke masyarakat,” jelas Co-founder dan COO Dagangan, Maha Willy Chandra, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT.

Menurut data Kementerian Dalam Negeri, jumlah kebutuhan minyak goreng sawit masyarakat Indonesia mencapai 327 juta liter per bulannya, sehingga kelangkaan yang terjadi beberapa bulan terakhir ini menimbulkan keresahan.

Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa, mengatakan, kerja sama antara Pemerintah Kota Solo dan Dagangan, yang mendapat dukungan dari Sinar Mas Agribusiness and Food, diharapkan dapat membantu seluruh lapisan masyarakat mendapatkan pasokan minyak goreng yang saat ini sulit ditemukan di pasaran.

Sementara diungkapkan Corporate Affairs Director, Sinar Mas Agribusiness and Food, Harry Hanawi, pihaknya berupaya mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga minyak  goreng  di pasaran. “Kami terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait untuk penyaluran minyak goreng ke masyarakat sesuai dengan ketetapan yang ditentukan Pemerintah,” ungkapnya.

Penjualan minyak goreng bagi warga Kota Solo ini secara simbolis dilakukan bersama perwakilan Dharma Wanita Kota Solo pada tanggal 18 Maret 2022 di Balai Kota Solo. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Operasi Pasar yang telah dilakukan sebelumnya secara serentak di lima  kecamatan  di  Solo.  Penjualan  ini  dilakukan secara langsung ke masyarakat dengan memberi batasan berupa pembelian dua liter minyak goreng per orang. (T2)