Berita Lintas
sawitbaik

Waduh Harga Minyak Sawit Kembali Turun, Akibat Ada Peningkatan Ekspor



Dok. InfoSAWIT
Waduh Harga Minyak Sawit Kembali Turun, Akibat Ada Peningkatan Ekspor

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga Minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia tercatat turun pada Jumat (1/4/2022) dan berada di jalur penurunan mingguan, mengikuti penurunan harga minyak kedelai, lantaran para pedagang mengabaikan data yang menunjukkan peningkatan ekspor di Maret 2022.

Kontrak patokan minyak sawit FCPOc3 untuk pengiriman Juni di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 45/ton, atau turun 0,79%, menjadi RM 5.660 (US$ 1.344,42) per ton pada awal perdagangan, menuju penurunan harian untuk ketiga kalinya. sejauh ini, untuk kontrak minggu ini setidaknya menurun 6,2%.

Dilansir Reuters, ekspor minyak sawit Malaysia pada Maret 2022 tercatat naik antara 6,7% sampai 7,4% dari bulan sebelumnya karena pengiriman ke China dan India meningkat, berdasarkan laporan surveyor kargo pada hari Kamis (31/3/2022).

Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik setelah anjlok 3% semalam karena Departemen Pertanian AS (USDA) memperkirakan penanaman kedelai AS 2022 pada rekor tertinggi.

Kontrak soyoil teraktif Dalian, DBYcv1 turun 0,3%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 kehilangan 1,5%.

Pihak Rusia juga mengatakan akan melarang ekspor biji bunga matahari mulai Jumat (1/4/2022) hingga akhir Agustus 2022 dan memberlakukan kuota ekspor minyak bunga matahari untuk menghindari kekurangan dan mengurangi tekanan pada harga domestik.

Pembeli minyak nabati utama India telah menaikkan harga impor dasar minyak sawit dan kedelai karena harga melonjak di pasar luar negeri.

Analis Reuters, Wang Tao, memprediksi harga minyak sawit mungkin akan mencapai RM 5.606 per ton. (T2)