InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC) melaporkan, Malaysia siap membantu dan memenuhi persyaratan minyak sawit berkelanjutan guna menggantikan minyak bunga matahari di tengah pasokan yang terus berkurang untuk supermarket Iceland.
Diungkapkan ketua MPOC, Larry Sng Wei Shien dalam sebuah pernyataan, inyak sawit berkelanjutan adalah pengganti yang layak untuk minyak bunga matahari. “Perang di Ukraina berdampak pada pasokan dan harga pangan yang tak terhindarkan, Malaysia siap membantu,” katanya pada Rabu (30/3/2022).
Sementara pada hari Senin (28/3/2022), surat kabar Inggris Daily Telegraph melaporkan bahwa perusahaan supermarket Iceland Foods Ltd telah dipaksa untuk membatalkan larangan minyak sawit dari produk yang diproduksinya menyusul adanya pasokan minyak bunga matahari yang melorot,.
Sebelumnya, pada tahun 2018, supermarket Iceland berjanji untuk menghapus minyak sawit dari semua makanan mereknya sendiri karena tuduhan bahwa minyak sawit adalah salah satu pendorong utama deforestasi.
Lebih lanjut tutur, Larry Sng Wei Shien kampanye Iceland Foods melawan minyak sawit selalu mengabaikan pergeseran industri menuju keberlanjutan, alih-alih seslalu mengedepankan isu memojokan kelapa sawit sebagai bahan utama pemberitaan.
“Kenyataannya adalah minyak sawit lebih efisien daripada minyak bunga matahari, sehingga kami dapat memenuhi permintaan Inggris dan Eropa dengan menggunakan lebih sedikit lahan dan mencapai ambisi kami untuk 100% minyak sawit berkelanjutan di Eropa dalam prosesnya,” kata Larry Sng Wei Shien seperti dilansir The Edge Markets. (T2)










