Berita Lintas
sawitbaik

Siap-siap Harga Sawit Bisa Naik Lagi, Impor Minyak Sawit India Melonjak



Siap-siap Harga Sawit Bisa Naik Lagi, Impor Minyak Sawit India Melonjak

InfoSAWIT, JAKARTA – Tercatat Impor minyak sawit India melonjak 21% pada Maret dibanding bulan sebelumnya, ini terjadi lantaran para pedagang beralih ke minyak sawit guna mengamankan pasokan akibat dari minyak bunga matahari yang tidak lagi dapat dibeli dari Ukraina.

Sementara itu, akibat kondisi komoditas kedelai yang buruk di Amerika Selatan membuat pasokan terbatas, India pun tidak bisa menggunakan kedelai sebagai pengganti alternatif minyak bunga matahari dari Ukraina, pada akhirnya pilihan jatuh pada minyak sawit. 

Permintaan India berkontribusi pada harga minyak sawit, seperti yang ditunjukkan oleh kontrak berjangka, mencapai rekor sepanjang masa RM 7.268 per ton pada 9 Maret lalu, meskipun sejak itu turun menjadi RM 5.741 per ton.

Dilansir Reuters, pada Maret 2020 India mengimpor 550 ribu ton minyak sawit, naik dari Februari yang hanya mencapai 454.794 ton, kata seorang dealer yang berbasis di Mumbai.

Diungkapkan Direktur Pelaksana G.G. Patel & Nikhil Research Co, Govindbhai Patel, memperkirakan di April  2022 impor minyak sawit India masih akan menguat lantaran impor minyak bunga matahari terus menurun karena invasi Rusia ke Ukraina.

Tercatat, lebih dari 90% minyak bunga matahari di impor India biasanya berasal dari Ukraina dan Rusia, utamanya dari Ukraina.

Kata Patel, India mengimpor 210 ribu ton minyak bunga matahari pada Maret 2022, naik dari 152.220 ton pada Februari, dibantu oleh kedatangan beberapa kapal yang telah meninggalkan Ukraina sebelum perang.

Sementara dikatakan Kepala Eksekutif Sunvin Group, Sandeep Bajoria, sekarang pasokan minyak bunga matahari Ukraina telah berhenti, padahal penyulingan India telah mencoba untuk mengimpor lebih banyak dari Rusia dan Argentina.

"Tetapi ada batasannya. Kami tidak dapat mengimpor lebih dari 100 ribu ton per bulan tanpa adanya Ukraina. Permintaan ada untuk 200 ribu ton," kata Bajoria.

India telah mengontrak 45 ribu ton minyak bunga matahari Rusia pada rekor harga tertinggi untuk pengiriman April karena harga minyak nabati di pasar lokal telah melonjak akibat penghentian pengiriman minyak bunga matahari dariUkraina. (T2)