InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Stok minyak sawit Malaysia diperkirakan akan meningkat pada akhir Maret, karena kenaikan ekspor dan penurunan impor mengimbangi pertumbuhan produksi, survei Reuters menunjukkan pada Senin.
Persediaan minyak sawit di Malaysia diperkirakan akan naik 0,51% dibanding Februari menjadi 1,53 juta ton, naik untuk pertama kalinya dalam lima bulan, menurut perkiraan median dari 10 pekebun, pedagang dan analis yang disurvei oleh Reuters .
Stok itu lebih tinggi bila dibandingkan stok minyak sawit pada periode yang sama mencapai 1,45 juta ton. Output, yang telah menurun sejak Oktober yang mencapai 1,32 juta ton, terlihat meningkat 16,4% ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Diungkapkan William Simadiputra, seorang analis di DBS Vickers Securitie, produksi diperkirakan akan pulih setelah produksi lebih rendah dari perkiraan selama dua bulan terakhir.
Ekspor terlihat naik 6,3% menjadi 1,17 juta ton, sejalan dengan perkiraan dari surveyor kargo yang menunjukkan peningkatan pengiriman ke pembeli utama India dan China.
Impor diperkirakan turun hampir 22% menjadi 117.000 ton, seperti dilansir The Edge Markets. (T2)










