Berita Lintas
sawitbaik

Pengembangan Sawit Di Dairi Tersendat



Pengembangan Sawit Di Dairi Tersendat

DAIRI – Upaya para petani di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, dalam mengembangkan tanaman kelapa sawit mendapatkan respon yang kurang memuaskan dari pemerintah setempat.

Karena menurut Bupati Dairi, KRA Johnny Sitohang Adinegoro, seperti dilansir Medan Bisnis, Selasa (3/2/2015), daerah itu dataran tinggi atau jauh dari permukaan laut sehingga suhu disana masih kurang panas. “Di sisi lain, tanaman kelapa sawit bagus dikembangkan bila suhu udara panas di atas rata-rata,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dirinya bukan melarang petani menanam sawit bahkan berharap agar perekonomian petani maju. Namun sebelum mengembangkan sesuatu komoditas hendaknya disesuaikan dengan iklim lokasi maupun unsure hara tanah (PH).

Apalagi, tambahnya, harga hasil panen sawit (tandan buah segar/TBS) para petani di Dairi sulit bersaing dengan daerah lain karena kandungan minyak sawitnya rendah. Ia mencontohkan, jika harga TBS di daerah lain mencapai Rp1.500/kg – Rp2.000/kg, sedangkan di Dairi hanya Rp1.000/kg. (T3)