Berita Lintas
sawitbaik

7 Kapal Bermuatan CPO yang Hendak di Ekspor Diamankan TNI AL



7 Kapal Bermuatan CPO yang Hendak di Ekspor Diamankan TNI AL

InfoSAWIT, JAKARTA  – Paska resmi diterapkannya pelarangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng sawit, segala bentuk pengapalan CPO untuk kegiatan ekspor pun dilarang untuk keluar dari wilayah Indonesia. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Yudo Margono memastikan bahwa pihaknya telah mengamankan sebanyak 7 kapal bermuatan CPO.

Kata Yudo, ini telah sesuai instruksi Presiden bahwa dengan kelangkaan minyak goreng sawit maka diambil kebijakan menyetop bahan baku minyak goreng dan minyak goreng sawit untuk ekspor.

Setelah dilakukan penangkapan, lanjut kata Yudo, TNI menyerahkan proses selanjutnya kepada pemerintah. Ia menyebut, pihaknya pun melaksanakan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait dalam menyikapi larangan ekspor CPO.

“Karena Presiden sudah melarang ekspor, berarti kapal-kapal yang nekat akan berangkat untuk ekspor CPO, kita tangkap. Tetapi tetap kita berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait,” kata dia, di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/4/2022).

Yudo pun menyatakan, saat ini pihaknya bakal meningkatkan dan memfokuskan patroli terhadap antisipasi ekspor CPO. Bahkan, ia memerintahkan jajarannya untuk langsung menangkap kapal jika menemukan praktik penyelundupan CPO ke luar negeri.

Guna mengantisipasi pelanggaran ekspor CPO maka TNI AL telah bersiaga di tempat-tempat yang diduga menjadi titik lokasi keberangkatan ekspor CPO.

“Karena sudah ada instruksi serta arahan dari Bapak Presiden, kita fokus untuk perintahkan pada jajaran apabila melihat seperti itu agar segera diperiksa dan kita tangkap untuk diproses hukum,” tandas dia. (T2)