InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, Malaysia, pada Jumat lalu mengatakan pihaknya berencana untuk memanfaatkan kekurangan minyak nabati global dan "ketegangan politik di Eropa" guna kembali mendapatkan pangsa pasar setelah konsumen menghindari komoditas tersebut dengan alasan masalah lingkungan.
Sebelumnya perusahaan di negara-negara Uni Eropa telah memperkenalkan "produk bebas minyak sawit" dalam beberapa tahun terakhir, dan Uni Eropa (UE), pembeli sawit terbesar ketiga di dunia, telah memutuskan untuk menghapus biofuel berbasis minyak sawit secara bertahap pada tahun 2030.
Tetapi peritel seperti jaringan supermarket di Inggris, Iceland, yang mencoba menghilangkan minyak sawit dari produknya sendiri mulai tahun 2018, terpaksa kembali menggunakan minyak sawit dalam beberapa bulan terakhir karena kekurangan minyak nabati global yang dipicu oleh perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor minyak sawit oleh Indonesia.
Menteri Industri dan Komoditas Perkebunan Malaysia, Zuraida Kamaruddin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah tidak ingin menyia-nyiakan kondisi krisis ini. "Sudah saatnya kita meningkatkan upaya untuk melawan propaganda yang merugikan minyak sawit dan saatnya bagi kita untuk menunjukkan banyak manfaat dari minyak sawit untuk kesehatan," katanya seperti dilansir Reuters.
Zuraida mengatakan harga minyak nabati global kemungkinan akan tetap tinggi pada paruh pertama tahun 2022 dan permintaan minyak sawit dari Uni Eropa diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat karena terbatasnya pasokan minyak bunga matahari dan kedelai.
Sebelumnya, sebuah asosiasi minyak nabati dan Proteinmeal di Uni Eropa, FEDIOL pada hari Selasa mengatakan larangan Indonesia tidak menjadi perhatian karena memiliki cadangan minyak sawit selama beberapa minggu.
Ketidakpastian atas pasokan minyak bunga matahari karena invasi Rusia ke Ukraina telah mendorong permintaan minyak sawit dan kedelai saingannya karena importir mencari alternatif, memicu pasar minyak sayur yang panas. (T2)













